Pages

Showing posts with label EROPA. Show all posts
Showing posts with label EROPA. Show all posts

Saturday, 20 June 2015

Jersey Nomor 9 untuk Falcao di Chelsea

Radamel 'El Tigre' Falcao (foto: AFP) 
LONDON – Bergabungnya Radamel Falcao ke Chelsea dengan status pinjaman dari AS Monaco sepertinya tinggal menunggu waktu saja. Kabar pun kian santer berhembus kalau The Blues sudah memberikan jersey nomor sembilan untuk bomber internasional Kolombia tersebut musim depan.
Sinar Falcao sendiri meredup musim lalu saat menjalani masa peminjaman bersama Manchester United. Setan Merah pun memutuskan untuk tak mempermanenkan bomber berusia 29 tahun berjuluk El Tigre itu.
Di sisi lain, Monaco sendiri juga tampaknya enggan kembali memakai jasa eks bintang Porto dan Atletico Madrid tersebut. Pada awal pekan ini, media ternama di Inggris, SkySports, bahkan mengklaim kalau Falcao telah resmi bergabung dengan Chelsea musim panas ini.
Meski sedang berada dalam tren menurun, The Blues siap menampung El Tigre. Bahkan Jose Mourinho menyatakan siap untuk mengasah lagi insting predator rdari seorang Falcao.
Kabar terbaru muncul dari Daily Star. Selain menyebutkan bahwa Monaco dan Chelsea sudah mencapai kesepakatan soal peminjaman Falcao, media tersebut juga mengklaim kalau klub asal London tersebut telah menggaransi jersey nomor sembilan untuk El Tigre.
Jika kabar itu memang benar, menarik untuk ditunggu apakah Falcao bisa memecahkan kutukan pemegang nomor 9 di Chelsea. Seperti diketahui, enam pemain terakhir yang memakai nomor tersebut bisa dibilang tak mampu memenuhi ekspektasi. Hernan Crespo, Mateja Kezman, Steve Sidwell, Khalid Boulahrouz, Franco di Santo, dan Fernando Torres memang melempem dan akhirnya dibuang ke klub lain.
Read More..

Sunday, 7 June 2015

Luis Enrique Puji Habis Messi Cs

Pelatih Luis Enrique sukses membawa Barcelona juara La Liga Spanyol di musim pertamanya (PATRIK STOLLARZ / AFP)
Barcelona - Luis Enrique menyamai prestasi Pep Guardiola di musim pertamanya sebagai pelatih Barcelona. Pelatih berusia 45 tahun tersebut memenangkantreble winners, yakni La Liga Spanyol, Copa del Rey, dan Liga Champions.
Barca meraih trofi Liga Champions setelah mengalahkan Juventus 3-1 di Olympiastadion Berlin, Jerman, Minggu (7/6/2015) dini hari WIB. Ketiga gol Barca masing-masing dicetak Ivan Rakitic, Luis Suarez, dan Neymar. Sementara Juve membalas lewat Alvaro Morata.
Enrique pun memuji Lionel Messi cs atas kesuksesan musim ini. "Kami sangat senang. Saya punya kelompok yang unik dari pemain. Mereka pemenang, tentara, dan mereka menikmati apa yang mereka lakukan dan mereka membuat kita semua menikmatinya," ucap Enrique seperti dilansir Soccerway.
"Ini adalah pertandingan ke-60 musim ini, dengan 50 kemenangan. Ini telah menjadi tahun yang sulit dan saya sangat berterima kasih kepada orang-orang yang percaya pada saya."
Mantan pemain Barca itu tidak pernah menyangka bisa memenangi treble winners. "Saya tidak pernah berpikir kami akan menang treble, tetapi selalu mencoba untuk melakukan pekerjaan terbaik yang mereka bisa," ucap Enrique.
"Para pemain ini telah menunjukkan bahwa mereka tidak bosan menang."
Read More..

Tinggalkan Liverpool, Suarez Meraih Mimpi Terbesarnya

Barcelona vs Juventus (Reuters / Michael Dalder)
Berlin - Tidak percuma Luis Suarez meninggalkan Liverpool usai Piala Dunia 2014 dan bergabung dengan Barcelona. Mimpinya untuk meraih gelar Liga Champios telah terwujud.

Striker asal Uruguay tersebut mencetak satu gol ketika Barcelona menang 3-1 atas Juventus di Olympiastadion, Berlin, Jerman, Minggu (7/6/2015) pada final Liga Champions.


"Memenangkan Liga Champions sangat luar biasa, sebuah hal yang pernah saya mimpikan," imbuh Suarez, seperti dikutip dari Football Espana.

"Untuk memenangkan kejuaraan ini, Anda harus mengalami penderitaan terlebih dahulu. Jika tidak, Anda tidak akan berhasil, dan kami telah melakukannya," lanjut dia.

Striker berusia 28 tahun tersebut mengakui, Barcelona sempat mendapat tekanan hebat dari Juventus di awal babak kedua. "Juventus memberikan sedikit tekanan dan memiliki peluang untuk mencetak gol," dia memaparkan.

"Namun. kami memiliki pemain yang bisa membuat perbedaan dan mereka membuat Barcelona kembali unggul," Suarez menambahkan.

Selain menjuarai Liga Champions, Suarez juga mendapat trofi La Liga dan Copa del Rey pada musim pertamanya sebagai warga pujaan Camp Nou Stadium.

"Kerendahan hati dan kebersamaan kami sepanjang musim adalah kunci keberhasilannya. Selalu ada permintaan memenangkan piala, termasuk untuk tahun depan," mantan striker Ajax Amsterdam itu mengakhiri.
Read More..

Barcelona Menang, Neymar Tetap Sebut Juventus Tim Berkualitas

Neymar (Reuters / Michael Dalder)
Berlin - Bintang Barcelona, Neymar, menyanjung kualitas hebat yang dimiliki Juventus di laga final Liga Champions 2014-2015 di Olympiastadion, Berlin. Meski Juventus takluk 1-3 dari Barcelona, Neymar merasa tim asuhan Massimiliano Allegri itu memberikan perlawanan yang sangat ketat.
Barcelona sempat unggul 1-0 di babak pertama, sebelum Alvaro Morata menyamakan kedudukan 10 menit setelah babak kedua. Beruntung, Luis Suarez kembali membuat Barcelona memimpin menjadi 2-1. Dan di penghujung laga, Neymar memperbesar keunggulan Barcelona menjadi 3-1 atas Bianconeri. 
Kemenangan itu pun membuat Barcelona meraih treble winner musim ini usai memenangkan La Liga, Copa del Rey, dan Liga Champions. Neymar kemudian juga berterima kasih kepada semua orang di klub asal Katalan itu yang selalu membantunya berkembang.
"Juventus adalah tim yang hebat dengan diperkuat pemain-pemain luar biasa. Kami menunjukkan permainan kami, laga yang sengit, dan pada akhirnya kami yang keluar sebagai juara," kata Neymar, seperti dilansir Sky Sport.
"Saya berterima kasih kepada seluruh tim dan pelatih. Kesuksesan ini juga saya dedikasikan untuk semua keluarga saya," lanjut pemain internasional Brasil ini. 
Performa Neymar bersama Barcelona memang jauh lebih baik ketimbang musim lalu. Musim ini, Neymar mencetak 39 gol dari 50 laga bersama Barcelona di berbagai kompetisi. Striker berusia 23 tahun ini juga menjadi pemain pertama yang pernah mencetak gol di final Liga Champions dan Copa Libertadores. 
Read More..

Ketika Pirlo Berlinang Air Mata

(Foto: REUTERS/Darren Staples)
BERLIN – Maestro lapangan tengah Juventus, Andrea Pirlo tak dapat menahan deburan air matanya. Gelandang veteran si Nyonya Tua itu terlihat berulang kali mengusap butiran hangat yang menetes dari pelupuk mata.
Tentu saja, Pirlo menangis untuk sebuah alasan. Ya, Juve gagal mengangkat trofi Liga Champions setelah takluk 1-3 dari raksasa La Liga, Barcelona di partai final yang digelar di Olimpiastadion Berlin.
Pirlo sejatinya pernah mengangkat trofi paling bergengsi antarklub di Benua Eropa tersebut, yakni saat ia masih mengenakan kostum AC Milan. Tak hanya satu, melainkan dua trofi berhasil ia persembahkan untuk Rosoneri pada 2003 dan 2007.
Terlepas dari kegagalan di Ibu Kota Jerman, Juve sejatinya telah merengkuh dua trofi lain musim ini, yakni Serie A dan Coppa Italia. Namun, mahkota Liga Champions jelas menjadi impian bagi setiap pemain mana pun, khususnya Pirlo.
Dalam foto di laman Daily Mail, Minggu (7/6/2015), rekan Pirlo, Paul Pogba yang notabene merupakan pemain muda, terlihat berulang kali membantunya menenangkan diri. Mantan pemain Manchester United itu bahkan jauh lebih tegar di usianya yang baru menginjak angka 22 tahun.
Begitu halnya dengan kiper Gianluigi Buffon. Meski tak dapat menutupi raut kecewa, Buffon masih tetapi tegar dan dapat menahan deburan air matanya.
Bianconeri sempat memiliki asa usai Alvaro Morata membalas gol Ivan Rakitic di menit 55. Sayang pada menit 68, Luis Suarez kembali membawa Blaugrana unggul. Dan pada injury time, gol Neymar da Silva menutup malam sempurna Barca di Olimpiastadion Berlin.
Read More..

Kunci Barca Rebut Treble Winner

Kebersamaan jadi kunci Barca rebut treble winner. (Foto: AFP)
BERLIN – Penyerang Barcelona, Luis Suarez, membeberkan kunci sukses timnya merebut treble winner atau meraih tiga trofi bergengsi musim ini. El Pistolero menilai, kerendahan hati dan kebersamaan tim merupakan faktor utama keberhasilan mereka menyabet gelar-gelar tersebut.
Sebagaimana diketahui, Barca baru saja memastikan gelar ketiga mereka setelah mengalahkan Juventus di final Liga Champions, Minggu (7/6/2015). Di pertandingan itu,Blaugrana menang 3-1 dan Suarez mencetak satu gol di pertandingan tersebut.
Sementara dua gol Barca lainnya dicetak Ivan Rakitic dan Neymar da Silva. Sementara satu-satunya gol Juve dikemas Alvaro Morata pada menit ke-58. Sebelumnya, tim asuhan Luis Enrique telah lebih dulu merebut trofi La Liga dan Copa del Rey.
“Kami selalu ingin meraih hasil dari target yang telah ditetapkan. La Liga, final Copa del Rey dan kini kami merebut treble winner. Kerendahan hati dan kebersamaan tim sepanjang musim jadi kunci sukses keberhasilan kami,” jelas Suarez seperti mengutipFootball Italia, Minggu (7/6/2015).
Selain itu, Suarez juga memuji rekan-rekannya yang tampil luar biasa. Penyerang Uruguay itu memuji rekan setimnya yang tidak panik, meski Juve sempat menyamakan kedudukan pada awal babak kedua.
“Juve menyamakan kedudukan setelah melakukan tekanan demi tekanan dan kemudian mampu membuat peluang. Namun, untungnya kami memiliki pemain-pemain yang bisa membuat perbedaan dan akhirnya membawa kami kembali unggul,” urainya.
Read More..

Barcelona Pantas Gondol Trofi Liga Champions

Barca layak gondol trofi Liga Champions. (Foto: AFP)
BERLIN – Gelandang Juventus, Paul Pogba, menegaskan Barcelona layak menggondol trofi Liga Champions 2014-2015. Pemain Prancis itu menilai, Blaugrana bermain jauh lebih baik dari Juve sehingga berhak meraih gelar kelimanya di kompetisi paling prestisius antarklub Eropa tersebut.
Sebagaimana diketahui, El Barca baru saja menghempaskan perlawanan La Vecchia Signora dengan skor 3-1 di Olympiastadion Berlin, Minggu (7/6/2015) dini hari WIB. Gol-gol kemenangan Barca dicetak Ivan Rakitic, Luis Suarez, dan Neymar da Silva. Sementara satu gol hiburan Juve dipersembahkan Alvaro Morata di menit ke-54.
“Barcelona lebih baik dibanding kami. Selamat atas kemenangan yang berhasil mereka raih,” jelas Pogba saat diwawancarai ITV, Minggu (7/6/2015).
Atas hasil ini, Barca total meraih tiga trofi bergengsi sepanjang musim 2014-2015. Sebelumnya, tim asuhan Luis Enrique telah merebut trofi La Liga dan Copa del Rey. Pencapaian ini sekaligus menyamai prestasi kala Barca masih diarsiteki Pep Guardiola pada musim 2008-2009.
Saat itu, Guardiola yang menjalani musim perdananya bersama El Barca berhasil merebut trofi La Liga, Copa del Rey dan Liga Champions. Bahkan, mereka sanggup menambah tiga gelar lagi sebelum 2009 berakhir, yakni trofi Piala Super Spanyol, Eropa dan Piala Dunia Antarklub.
Read More..

Friday, 5 June 2015

Neymar Tidak Akan Ubah Gaya Main

Neymar Tidak Akan Ubah Gaya Main
Barcelona - Gaya bermain striker Barcelona sempat memancing emosi pemain-pemain Athletic Bilbao di laga final Copa del Rey. Kendati demikian, striker asal Brasil itu tak akan mengubah gaya bermain.

Saat melakoni pertandingan final Copa del Rey di Camp Nou, Sabtu (30/5/2015) akhir pekan lalu, Barca menang dengan skor 3-1. Lionel Messi dan Neymar menjadi penentu kemenangan Los Cules.

Saat Barca sudah unggul 3-1, Neymar melakukan sedikit trik saat akan melewati pemain Los Leones pada menit ke-86.

Neymar bisa menguasai bola umpan panjang di sisi sayap kiri, lalu melakukan gerakan rainbow flick guna melewati Unai Bustinza. Neymar menjatuhkan diri karena Bustinza menggunakan tangan untuk menghalangi pergerakan striker asal Brasil itu.

Apa yang dilakukan Neymar itu membuat beberapa pemain Bilbao melakukan reaksi yang berlebihan. Salah satunya adalah Xabier Etxieta. Dia beberapa kali mengejar Neymar sampai harus dipisah oleh pemain Barca lainnya.

Kejadian itu ternyata tak membuat Neymar kapok. Dia berujar bahwa dirinya tak akan mengubah gaya bermain.

"Ini merupakan sepakbola, itu bagaimana saya bermain. Karena orang lain marah, itu tak berarti bahwa saya akan bengubah gaya bermain saya," tegas Neymar di Televison Espanola.
Read More..

Manchester United Puncaki Daftar Cedera Pemain Premier League

Manchester United Puncaki Daftar Cedera Pemain Premier League
Manchester - Manchester United menjadi klub dengan jumlah cedera pemain paling banyak di musim yang baru tuntas. Di sisi lain, Chelsea menjadi salah satu tim yang paling sedikit kehilangan pemain karena masalah yang sama.

Demikian hasil penelitian yang dilakukan physioroom.com, sebagaimana dikutip dari Skysports. Disebutkan kalau di sepanjang musim 2014/2015 total ada 39 kasus cedera dialami Manchester United.

Angka tersebut menjadikan The Red Devils sebagai klub dengan jumlah cedera paling banyak. Hasil penelitian itu juga mengungkapkan kalau sebagian besar cedera pemain MU terjadi di awal musim. Sempat terseok di beberapa bulan awal, skuat besutan Louis van Gaal finis di posisi empat klasemen demi mendapat tiket Liga Champions musim depan.

Klub kedua yang dengan cedera terbanyak adalah Newcastle United dan Everton, dengan total ada 37 kejadian. Berikutnya ada Arsenal, di mana 35 kasus cedera terjadi. Berturut-turut di belakangnya ada West Ham United (31), Aston Villa (28) dan Stoke City (27).

Sang juara, Chelsea, menjadi salah satu klub dengan kondisi kebugaran pemain paling baik. Memuncaki klasemen hampir di sepanjang musim, skuat besutan Jose Mourinho disebut cuma mendapat 19 kasus cedera. Klub lain dengan jumlah cedera yang sama adalah Crystal Palace, West Bromwich Albion, dan Tottenham Hostpur.

Sementara klub dengan jumlah cedera paling sedikit adalah Burnley, di mana cuma ada 16 cedera mendatangi pemain-pemainnya.

Jika ditotal berdasarkan jumlah hari pemain absen akibat cedera, Newcastle memuncaki daftar tersebut dengan total 1.871 hari. Selanjutnya ada Arsenal dengan 1.466 hari, Everton dengan 1.423 hari dan MU dengan 1.348 hari.

Klasemen Cedera Pemain Premier League Musim 2014/2015

Manchester United 39 cedera 
Newcastle United 37 cedera
Everton 37 cedera
Arsenal 35 cedera
West Ham United 31 cedera
QPR 31 cedera
Aston Villa 29 cedera
Liverpool 28 cedera
Stoke City 27 cedera
Hull City 26 cedera
Manchester City 24 
Southampton 22 cedera
Swansea City 22 cedera
Leicester City 22 cedera
Sunderland 20 cedera
Crystal Palace 19 cedera
Tottenham Hotspur 19 cedera
Chelsea 19 cedera 
WBA 19 cedera
Burnley 20 cedera
Read More..

Di Maria Tetap di MU Musim Depan

Di Maria: Saya Tetap di MU Musim Depan
Manchester - Angel Di Maria tahu bahwa musim pertamanya bersama Manchester United tak berjalan mulus. Untuk itu Di Maria pun bertekad untuk bangkit musim depan dan bukan mengambil jalan lain, yakni hengkang dari klub.

Dibeli dengan banderol 57,9 juta poundsterling, yang merupakan nilai transfer termahal sepanjang sejarah Britania Raya, Di Maria gagal memenuhi ekspektasi klub padanya. Cuma empat gol dan 10 assist yang dibuatnya dari 32 penampilan sepanjang musim.

Bahkan di sepertiga akhir musim Di Maria lebih banyak duduk di bangku cadangan dan berkutat dengan serangkaian cedera. Wajar jika kemudian masa depannya mulai dispekulasikan.

Ada kabar bahwa MU bakal melepas eks pemain Real Madrid itu di bursa transfer musim panas ini, dengan Paris St-Germain dan Bayern Munich jadi peminat utama Di Maria.

Meski demikian kabar itu dibantah keras oleh Di Maria yang menegaskan kesetiaannya untuk terus berseragam 'Setan Merah' musim depan. Kini fokusnya adalah Copa America bersama timnas Argentina, lalu mencoba memperbaiki penampilannya di level klub.

"Saya baru saja menuntaskan musim pertama bersama Manchester United," ujar Di Maria seperti dikutipSoccerway.

"Musim yang sulit buat saya. Saya pikir kesulitan itu muncul karena ini ada negara dan liga yang berbeda, dan liga ini lebih sulit dibanding yang di Spanyol. Jadi saya tidak bisa beradaptasi seperti yang saya inginkan," lanjutnya.

"Kini saya akan bermain di Copa America dan saya akan kembali ke Manchester musim depan untuk memberikan yang terbaik."
Read More..

Head to Head Juventus vs Barcelona

Head to Head Juventus vs Barcelona
Juventus dan Barcelona sudah delapan kali bertemu di kompetisi Eropa. Soal rekor pertemuan, Bianconeri sedikit lebih unggul daripada Blaugrana.

Kedua klub sudah bertemu dalam empat seri pertandingan dua leg sejak musim 1970-1971. Kala itu di kompetisi Inter Cities Fairs Cup, Juve dan Barca saling berhadapan di putaran kedua. Juve mengungguli Barca dengan agregat 4-2 setelah membukukan kemenangan dengan skor 2-1 di masing-masing leg.

Juve dan Barca kemudian bertemu di babak perempatfinal ajang European Cup musim 1985/1986. Barca menyingkirkan Juve yang merupakan juara bertahan dengan agregat 2-1.

Musim 1990/1991, Juve dan Barca dipertemukan di semifinal ajang Piala Winners'. Barca menang 3-1 atas Juve di leg pertama, tapi kemudian kalah 0-1 di leg kedua yang merupakan laga tandang. Gol tunggal Juve di laga itu dilesakkan oleh Roberto Baggio.

Di ajang Liga Champions, Juve dan Barca berhadapan di musim 2002/2003. Saling sikut di perempatfinal, Juve mengungguli Barca dengan agregat 3-2. Juve sendiri pada akhirnya lolos ke final, tapi kalah dari AC Milan lewat adu penalti.

Secara keseluruhan, dari delapan kali pertemuan, Juve mencatat empat kemenangan atas Barca. Sementara Barca punya dua kemenangan dan dua laga sisanya berakhir imbang.

Juve dan Barca akan kembali bertemu di Liga Champions musim ini. Kedua tim akan memperebutkan 'Si Kuping Besar' dalam babak final di Olympiastadion, Berlin, Sabtu (6/6/2015).

Catatan head to head Juventus vs Barcelona:

1970/1971 Fairs Cup
Barcelona 1-2 Juventus
Juventus 2-1 Barcelona

1985/1986 European Cup
Barcelona 1-0 Juventus
Juventus 1-1 Barcelona

1990/1991 Winners Cup
Barcelona 3-1 Juventus
Juventus 1-0 Barcelona

2002/2003 Liga Champions
Juventus 1-1 Barcelona
Barcelona 1-2 Juventus
Read More..

Thursday, 28 May 2015

Sami Khedira Tes Medis di Juventus

Sami Khedira (GLYN KIRK / AFP)
Turin - Akhirnya teka-teki kemana Sami Khedira berlabuh musim depan menemui titik terang. Gelandang Real Madrid tersebut dilaporkan bakal menjalani tes medis di Turin jelang kepindahannya ke jawara Serie-A Juventus.
Khedira bakal bergabung dengan Juve dengan status bebas transfer usai didepak Madrid, yang sejak Januari lalu tidak mencapai kata sepakat tentang perpanjangan kontrak sang pemain.
Dikutip dari Sky Sport Italia, pemain asal Jerman tersebut terbang ke Turin pada Rabu (27/5) malam waktu setempat atau dini hari WIB. Khedira bisa langsung menjalani pemeriksaan kesehatan sesaat setelah tiba atau pada Kamis pagi.
Gelandang bertahan tim nasional Jerman itu diperkirakan akan menandatangani kontrak empat tahun senilai kurang lebih 4 juta euro per musim ditambah bonus. Dia secara resmi akan menyelesaikan kepindahannya ketika jendela transfer dibuka.
Khedira bergabung dengan Real dari Stuttgart pada tahun 2010 dan telah memenangkan sejumlah gelar, yakni La Liga Spanyol, Copa del Rey dan Liga Champions. Namun, dia hanya tampil sebanyak 296 menit di liga musim ini karena cedera berkepanjangan.
Direktur umum Juventus Beppe Marotta telah mengkonfirmasi ketertarikan klub pada Khedira, bersamaan dengan habisnya masa kontrak kiper Fiorentina Norberto Neto.
Read More..

Bek Barcelona Ini Masuk Target Van Gaal

Louis van Gaal dan Ryan Giggs (caughtoffside)
Manchester - Manajer Manchester United Louis van Gaal dikabarkan telah memasukkan nama Dani Alves ke daftar target jendela transfer musim panas. Van Gaal yang sudah dipercaya klub untuk membuat semua keputusan tentang rekrutmen dan kepergian pemain, menambahkan lini pertahanan menjadi prioritas setelah mereka hanya mampu finish di posisi keempat.
Alves sendiri akan meninggalkan Barcelona dengan status bebas transfer setelah final Liga Champions. Menurut laporan The Telegraph, Rabu (27/5/2015), MU awalnya lebih memilih untuk mendatangkan pemain Southampton Nathaniel Clyne. Schalke Benedikt Howedes, yang bisa bermain di bek kanan, juga dilaporkan menjadi target tim Setan Merah.
Alves bergabung dengan Barcelona pada tahun 2008 setelah didatangkan dari Sevilla. Masa bakti Alves di Camp Nou Stadium akan berakhir di penghujung musim ini.
Ia menjadi bahan berbincangan di media-media Spanyol setelah manajemen Los Blaugrana (sebutan Barcelona) belum memberikan kontrak baru untuknya.
Selama tujuh musim bersama Los Blaugrana, Alves telah bermain untuk tim asal Katalan tersebut dalam 331 pertandingan dengan mencetak 20 gol.
Dia mengakui kalau Presiden Los Blaugrana (sebutan Barcelona), Josep Maria Bartomeu telah berjanji bakal memperpanjang kontraknya. Tapi, Alves tampak sudah muak makan janji palsu dari manajemen klub.
"Presiden sudah tahu apa yang harus dia lakukan untuk mempertahankan saya. Jika dia melakukannya, masa sangat bagus, tapi jika tidak, bukan masalah," ucap Alves.
Bek sayap asal Brasil tersebut memang belum membuat keputusan untuk meninggalkan Lionel Messi. Alves masih fokus dengan pertandingan melawan Juventus di Berlin, Jerman pada final Liga Champions, 7 Juni mendatang.

Dani Alves tampak sangat galau dengan masa depannya di Camp Nou Stadium. Sebab, masa baktinya yang bakal berakhir pada 30 Juni 2015 belum diperpanjang.
Read More..

Casillas Iri dengan Xavi dan Gerrard

Penghormatan untuk Xavi dan Gerrard Buat Casillas IriMadrid - Xavi Hernandez dan Steven Gerrard mendapat sambutan spesial dari fans di laga perpisahannya. Meski tak akan pergi dari Real Madrid, Iker Casillas sedikit iri dengan perlakuan yang didapat kedua pemain itu.
Xavi dan Gerrard sama-sama akan meninggalkan klubnya di musim panas ini. Xavi meninggalkan Barcelona untuk menuju Al-Sadd, sementara Gerrard pergi dari Liverpool untuk melanjutkan karier di LA Galaxy.
Di pertandingan terakhirnya di Camp Nou melawan Deportivo La Coruna, Xavi mendapat sambutan spesial. Sekitar 90 ribu suporter Barca yang ada di Camp Nou membentuk mosaik untuk merayakan gelar juara sambil membentangkan bendera besar bergambar Xavi dan tulisan 'Gracies Xavi'. Tulisan yang sama juga tercantum di dada seragam para pemain Barca di laga itu.
Sambutan untuk Gerrard di laga terakhirnya di Anfield juga tak kalah istimewa. Sebelum kick-offpertandingan melawan Crystal Palace, Gerrard mendapatkan guard of honour dari pemain kedua kesebelasan. Sementara para suporter membentuk mosaik 'S 8 G' dan 'Captain' untuk menghormati pemain yang sudah 17 tahun mengabdi untuk The Reds itu. Setelah pertandingan, para pemain Liverpool kembali masuk ke lapangan dengan kaus nomor punggung 8 dan nama Gerrard.
Situasi tersebut bertolak belakang dengan apa yang dialami oleh Casillas di pertandingan terakhir Madrid di La Liga melawan Getafe. Sebagian publik Santiago Bernabeu justru menyorakinya meski ada pula yang mendukung kiper internasional Spanyol itu.
Casillas tak menganggap siulan yang diarahkan kepadanya sebagai masalah yang besar. Namun melihat apa yang didapat Xavi dan Gerrard membuat Casillas sedikit cemburu meski dirinya tidak punya niat untuk pergi dari Madrid.
"Saya tidak menangisi soal siulan itu tapi saya pulang ke rumah dengan marah. Madrid meminta yang terbaik dari Anda, setiap tahun. Saya sudah ada di tim utama selama 16 tahun dan di klub selama 25 tahun, dan jika level Anda 8, Anda tidak boleh menurun jadi 7,5," ujar Casillas dalam wawancara dengan El Lagueroseperti dikutip Football Espana.
"Saya akan bersama suporter yang menyambut dengan tepuk tangan. Saya paham mereka yang memberi siulan. Saya sudah melewati hari-hari di mana saya berpikir soal hengkang, tapi kemudian saya berpikir 'apa-apaan ini'," lanjut kiper 34 tahun itu.
"Saya sedikit cemburu (dengan Xavi dan Gerrard) tapi tidak sebanyak itu karena saya tidak pergi. Tapi saya bahagia untuk mereka, mereka pantas mendapatkannya," katanya.
Read More..

Pique Siap Pensiun Kapan Saja Asalkan di Barcelona

Jika Barca Tak Membutuhkannya Lagi, Pique Bisa Saja Pensiun Tahun Depan
Barcelona - Gerard Pique menegaskan dirinya hanya ingin pensiun dalam seragam Barcelona. Bahkan Pique bisa gantung sepatu lebih cepat sebelum berusia 30 tahun, jika klub tak membutuhkannya lagi.
Pique, yang merupakan lulusan akademi La Masia, memang menghabiskan sebagian besar kariernya bersama Barca. Namun, karier profesionalnya justru dimulai saat memperkuat Manchester United pada tahun 2004.
Saat itu Pique dibeli dari La Masia oleh akademi 'Setan Merah' dan menjalani empat tahun kariernya di Inggris. Pique juga pernah dipinjamkan ke Real Zaragoza pada musim 2006/2007.
Dia kembali memperkuat Barca pada 2008 dan sampai saat ini menahbiskan dirinya sebagai salah bek tengah top dunia. Total 308 penampilan dan 27 gol sudah dikumpulkan pacar Shakira tersebut.
Tak cuma itu, Pique juga menyumbangkan 17 gelar bergengsi selama tujuh tahun terakhir dan ditambah tiga gelar mayor dalam balutan seragam timnas Spanyol. Boleh dikatakan Pique sudah mendapatkan semua apa yang bisa diraih oleh seorang pemain sepakbola.
Maka wajar jika ada spekulasi soal masa depan Pique di mana MU dikabarkan ingin membawa kembali ke Old Trafford. Meski demikian kabar tersebut dibantah keras oleh Pique, yang menegaskan dirinya hanya ingin pensiun di Barca.
"Aku akan pensiun di Barca. Aku tidak tahun kapan - semakin tua, aku semakin baik. Aku yakin soal itu; aku tidak mau bermain untuk klub lain," ujar Pique seperti dikutip Soccerway.
"Jika memang musim depan aku tak lagi dibutuhkan, maka aku akan pensiun di umur 29 tahun. Aku tidak ingin berhubungan dengan klub selain Barcelona dalam olahraga ini," sambung bek berusia 28 tahun itu.
Read More..

Chelsea Lebih Membahayakan Musim Depan

(Foto: REUTERS/Adam Holt)
LONDON – Pelatih Jose Mourinho memberikan peringatan kepada para para rival bahwa musim depan anak didiknya akan tampil lebih berbahaya. Bukan hanya itu, pelatih bergelar The Special One tersebut bertekad membawa Chelsea mempertahankan trofi Premier League.
The Blues merebut trofi Premier League 2014–2015 dari Manchester City setelah hanya menelan kekalahan di tiga pertandingan. Sementara The Sky Blue harus puas menempati urutan kedua, selisih delapan angka dari Chelsea.
Mourinho juga berharap tantangan musim depan akan lebih sulit untuk timnya. Sejumlah klub top Premier League, seperti duo Manchester, Arsenal, dan Liverpool tampak bekerja keras meningkatkan kekuatan untuk melakoni kompetisi musim depan.
“Sangat sulit memenangkan Premier League, untuk memenangkan back-to-back. Semua klub besar tidak senang dengan kemenangan kami, dan mereka akan mencoba bereaksi,” kata Mourinho, seperti dilansir BBC Sports, Kamis (28/5/2015).
“Musim depan kami harus tampil lebih baik dari musim ini. Apabila kami terus yakin, maka akan akan keluar dari situasi sulit ini,” tuntas pelatih yang membawa Inter Milan meraih treble winner pada musim 2009–2010 itu.
Read More..

Sevilla Cetak Sejarah di Europa League

Sevilla cetak sejarah di Europa League (Foto: REUTERS)
WARSAWA – Pertandingan Final Europa League 2014-2015 mempertemukan Dnipro Dnipropetrovsk melawan Sevilla di Norodowy Stadium, Kamis (28/5/2015) dini hari WIB. Bermain ketat sejak menit awal, membuat Los Nervionenses akhirnya mampu memenangi pertandingan dengan skor 3-2 atas lawannya tersebut.
Hasil tersebut memastikan tim asuhan Unai Emery tersebut menjadi kampiun ajang Europa League 2014-2015. Sekaligus menjadikan Sevilla sebagai klub terbanyak menjuarai kompetisi kasta kedua antarklub Eropa tersebut, dengan torehan empat gelar sepanjang sejarah.
Jalannya Pertandingan
Babak Pertama
Belum genap satu menit babak pertama berlangsung, Sevilla sudah langsung memberikan tekanan kepada Dnipro via lesakan Carlos Bacca. Akan tetapi, sepakan first-time dari bomber Timnas Kolombia tersebut masih belum menemui sasaran.
Hanya butuh tujuh menit bagi Dnipro untuk dapat mengungguli Sevilla melalui tandukkan dari Nicola Kalinic. Memanfaatkan umpan silang dari Mattheus Nascimento, pemain asal Kroasia tersebut menyambutnya dengan sebuah tandukan yang tak mampu dibendung oleh Sergio Rico.
Tersentak dengan gol cepat yang diciptakan Dnipro, membuat Sevilla langsung menaikkan tempo permainan. Alhasil, dua peluang beruntun hadir kepada mereka melalui sepakan dari Bacca dan Ever Banega. Akan tetapi kiper wakil Ukraina tersebut, Denys Boyko mampu mengamankannya.
Keunggulan Dnipro atas Sevilla hanya bertahan 20 menit. Pasalnya, Grzegorz Krychowiak sukses menggetarkan jala gawang Boyko. Memanfaatkan kemelut di mulut gawang Dnipro, gelandang Timnas Polandia tersebut sukses melepaskan sepakan yang tak mampu diamankan Boyko.
Bacca! Sukses membuat skor berbalik untuk keunggulan Sevilla. Sukses lolos dari jebakan offside, penyerang berusia 28 tahun tersebut tanpa kesulitan menyepak bola masuk ke dalam gawang Dnipro untuk kedua kalinya. Dnipro 1-2 Sevilla.
Sembilan menit jelang turun minum, Yevhen Konoplyanka nyaris membuat skor menjadi 2-2. Mendapatkan celah di depan kotak penalti Sevilla, pemain berusia 25 tahun tersebut lantas coba memanfaatkannya dengan sebuah sepakan keras. Namun, sepakannya tersebut masih mampu ditepis Rico dan hanya menghasilkan sepak pojok untuk Dnipro.
Memasuki menit-menit terakhir babak pertama, Dnipro kembali membuat kedudukan menjadi imbang via sepakan dari Ruslan Rotan. Berawal dari sepakan bebas di depan gawang Sevilla, gelandang veteran Timnas Ukraina tersebut sukses melepaskan tembakan yang meluncur deras ke dalam gawang perwakilan La Liga itu.
Babak Kedua
Baru tiga menit babak kedua dimulai, Konoplyanka sudah membuat lini belakang Sevilla was-was. Sukses menyisir sisi kanan pertahanan sang juara bertahan, pilar Timnas Ukraina tersebut menyudahi aksinya dengan sebuah sepakan. Akan tetapi, upayanya masih mampu diamankan oleh barisan pertahanan Sevilla.
Berselang 10 menit, giliran Jose Antonio Reyes yang menebar ancaman untuk kubu Dnipro via sepakan setengah voli-nya. Beruntung bagi Dnipro, sepakan yang dilepaskan oleh eks pemain Arsenal tersebut masih gagal menemui sasaran.
Hingga babak kedua berusia 20 menit, kedua tim memamerkan gaya permainan yang aman. Di mana baik Sevilla maupun Dnipro coba bersabar untuk melakukan serangan ke gawang lawannya masing-masing. Hal itu terlihat dari minimnya peluang yang mereka ciptakan di paruh kedua laga ini.
Bacca! Kembali mencatatkan namanya di papan skor sekaligus membawa Sevilla unggul 3-2 atas Dnipro di menit 72. Memanfaatkan umpan terobosan dari Vitolo, eks bomber Club Brugge tersebut menyambutnya dengan sebuah sepakan first-time yang tak mampu ditepis Boyko.
Hanya berjarak enam menit, Bacca hampir menciptakan torehan hattrick-nya di laga ini andai sundulannya berbuah menjadi gol. Akan tetapi, tandukannya di mulut gawang Boyko masih melambung tipis di atas mistar.
Memasuki tiga menit waktu normal berakhir, salah satu pemain Dnipro, yakni Mattheus Nascimento, mengalami collapse. Kondisi tersebut pun membuat pilar asa Brasil tersebut ditandu keluar lapangan dua menit berselang. Praktis keluarnya Nascimento, memaksa Dnipro harus menyelesaikan pertandingan dengan dua bek saja.
Hingga peluit panjang ditiupkan sang pengadil lapangan bertanda usainya pertandingan, tak ada lagi gol tambahan yang mampu diciptakan oleh kedua kesebelasan. Sevilla pun akhirnya keluar sebagai juara Europa League 2014-2015 usai menaklukan Dnipro dengan skor 3-2.
Selain memastikan gelar kedua Europa League dalam dua tahun beruntun, Sevilla juga memastikan diri lolos ke Liga Champions musim depan. Berarti ada lima klub dari Spanyol yang akan menghiasi Liga Champions musim depan, di mana Barcelona, Real Madrid, Atletico Madrid, dan Valencia yang memastikan diri dari klasemen akhir La Liga 2014-2015.
Susunan Pemain
Dnipro (4-2-3-1): Boyko; Fedetskiy, Douglas, Chebaryachko, Leo Matos; Kankava (Shakhov 85’), Fedorchuk (Bezus 68’); Matheus, Rotan, Konoplyanka; Kalinic (Seleznyov 78’).
Pelatih: Myron Markevych
Sevilla (4-2-3-1): Sergio Rico; Aleix Vidal, Carrico, Kolodziejczak, Tremoulinas; M'Bia, Krychowiak; Reyes (Coke 57’), Banega (Iborra 87’), Vitolo; Bacca (Gameiro 82’).

Pelatih: Unai Emery
Read More..

Saturday, 23 May 2015

Enrique Sedih Xavi Tinggalkan Barcelona

Luis Enrique Sedih Xavi Tinggalkan Barcelona

Pelatih Barcelona, Luis Enrique mengakui bahwa dirinya sedikit sedih dengan keputusan Xavi meninggalkan klub akhir musim ini.

Seperti diketahui, Xavi baru saja memutuskan untuk mengakhiri masa bakti bersama Barcelona. Musim depan, ia akan memperkuat klub Qatar, Al Sadd dengan kontrak dua tahun.
Dan dikatakan Enrique, meskipun dia cukup sedih dengan keputusan itu, namun ia tegaskan bahwa ia menghormati apa pun keputusan Xavi.
"Kami telah berbicara tentang Xavi berulang kali. Dia sekarang telah membuat keputusan, dia mengatakan apa yang dia rasakan, apa yang dia pikir benar untuk dirinya," ujarnya.
"Sayangnya itu adalah keputusan yang harus di ambil saat mencapai usia tertentu. Saya rasa ini adalah waktu yang tepat, ini adalah waktu yang baik untuk mengucapkan selamat tinggal dengan Camp Nou, semoga dia mendapatkan perpisahan yang terbaik," tandasnya.
Read More..

Ancelotti Akan Segera Dipecat

Ancelotti Akan Segera Dipecat

Kebersamaan Carlo Ancelotti dan Real Madrid sepertinya akan segera berakhir. Menurut Gianluca di Marzio, pihak Madrid sudah menyatakan keinginan mereka untuk segera memutus kontrak Ancelotti.

Agen Ancelotti terbang ke Spanyol untuk menggelar pertemuan dengan Florentino Perez pada Jumat malam waktu setempat. Dalam pembicaraan itu, Perez menyatakan niatnya untuk menyudahi kerjasama kedua pihak.
Di Marzio menambahkan bahwa keputusan ini sudah disepakati kedua pihak. Namun Perez masih akan meminta persetujuan dari Dewan Direksi Real Madrid pada hari Sabtu waktu setempat.
Jika semua berjalan seperti yang diinginkan Perez, maka pengumuman pemecatan Ancelotti akan dibuat segera setelah pertandingan antara Real Madrid melawan Getafe. Jika Perez sudah memiliki keinginan, biasanya Dewan Direksi Madrid tak akan menentangnya. Langkah pertimbangan itu hanya sebagai formalitas saja.
Ancelotti dinilai gagal musim ini karena tidak bisa memberikan piala bagi Madrid. Musim lalu, Ancelotti sukses mempersembahkan gelar juara Liga Champions dan Copa del Rey bagi Los Blancos.
Read More..

Guardiola: Xavi Legenda Hidup

Guardiola: Xavi Legenda Hidup

Xavi akan hengkang dari Barcelona akhir musim nanti. Pelatih Bayern Munchen yang merupakan mantan mentor Xavi di Barcelona, Josep Guardiola, memujinya setinggi langit.

"Dia adalah salah satu legenda hidup," kata Guardiola seperti dilansirWeloba.
"Saya harap pemain-pemain di masa mendatang bisa belajar darinya. Tak pernah sehari pun saya melihatnya tidak menikmati bermain sepak bola," imbuh Guardiola.
Xavi adalah pemain loyal. Jebolan La Masia itu sudah 17 tahun memperkuat tim utama Barcelona.
Read More..