Pages

Showing posts with label Liga Spanyol. Show all posts
Showing posts with label Liga Spanyol. Show all posts

Friday, 5 June 2015

Neymar Tidak Akan Ubah Gaya Main

Neymar Tidak Akan Ubah Gaya Main
Barcelona - Gaya bermain striker Barcelona sempat memancing emosi pemain-pemain Athletic Bilbao di laga final Copa del Rey. Kendati demikian, striker asal Brasil itu tak akan mengubah gaya bermain.

Saat melakoni pertandingan final Copa del Rey di Camp Nou, Sabtu (30/5/2015) akhir pekan lalu, Barca menang dengan skor 3-1. Lionel Messi dan Neymar menjadi penentu kemenangan Los Cules.

Saat Barca sudah unggul 3-1, Neymar melakukan sedikit trik saat akan melewati pemain Los Leones pada menit ke-86.

Neymar bisa menguasai bola umpan panjang di sisi sayap kiri, lalu melakukan gerakan rainbow flick guna melewati Unai Bustinza. Neymar menjatuhkan diri karena Bustinza menggunakan tangan untuk menghalangi pergerakan striker asal Brasil itu.

Apa yang dilakukan Neymar itu membuat beberapa pemain Bilbao melakukan reaksi yang berlebihan. Salah satunya adalah Xabier Etxieta. Dia beberapa kali mengejar Neymar sampai harus dipisah oleh pemain Barca lainnya.

Kejadian itu ternyata tak membuat Neymar kapok. Dia berujar bahwa dirinya tak akan mengubah gaya bermain.

"Ini merupakan sepakbola, itu bagaimana saya bermain. Karena orang lain marah, itu tak berarti bahwa saya akan bengubah gaya bermain saya," tegas Neymar di Televison Espanola.
Read More..

Thursday, 28 May 2015

Sami Khedira Tes Medis di Juventus

Sami Khedira (GLYN KIRK / AFP)
Turin - Akhirnya teka-teki kemana Sami Khedira berlabuh musim depan menemui titik terang. Gelandang Real Madrid tersebut dilaporkan bakal menjalani tes medis di Turin jelang kepindahannya ke jawara Serie-A Juventus.
Khedira bakal bergabung dengan Juve dengan status bebas transfer usai didepak Madrid, yang sejak Januari lalu tidak mencapai kata sepakat tentang perpanjangan kontrak sang pemain.
Dikutip dari Sky Sport Italia, pemain asal Jerman tersebut terbang ke Turin pada Rabu (27/5) malam waktu setempat atau dini hari WIB. Khedira bisa langsung menjalani pemeriksaan kesehatan sesaat setelah tiba atau pada Kamis pagi.
Gelandang bertahan tim nasional Jerman itu diperkirakan akan menandatangani kontrak empat tahun senilai kurang lebih 4 juta euro per musim ditambah bonus. Dia secara resmi akan menyelesaikan kepindahannya ketika jendela transfer dibuka.
Khedira bergabung dengan Real dari Stuttgart pada tahun 2010 dan telah memenangkan sejumlah gelar, yakni La Liga Spanyol, Copa del Rey dan Liga Champions. Namun, dia hanya tampil sebanyak 296 menit di liga musim ini karena cedera berkepanjangan.
Direktur umum Juventus Beppe Marotta telah mengkonfirmasi ketertarikan klub pada Khedira, bersamaan dengan habisnya masa kontrak kiper Fiorentina Norberto Neto.
Read More..

Bek Barcelona Ini Masuk Target Van Gaal

Louis van Gaal dan Ryan Giggs (caughtoffside)
Manchester - Manajer Manchester United Louis van Gaal dikabarkan telah memasukkan nama Dani Alves ke daftar target jendela transfer musim panas. Van Gaal yang sudah dipercaya klub untuk membuat semua keputusan tentang rekrutmen dan kepergian pemain, menambahkan lini pertahanan menjadi prioritas setelah mereka hanya mampu finish di posisi keempat.
Alves sendiri akan meninggalkan Barcelona dengan status bebas transfer setelah final Liga Champions. Menurut laporan The Telegraph, Rabu (27/5/2015), MU awalnya lebih memilih untuk mendatangkan pemain Southampton Nathaniel Clyne. Schalke Benedikt Howedes, yang bisa bermain di bek kanan, juga dilaporkan menjadi target tim Setan Merah.
Alves bergabung dengan Barcelona pada tahun 2008 setelah didatangkan dari Sevilla. Masa bakti Alves di Camp Nou Stadium akan berakhir di penghujung musim ini.
Ia menjadi bahan berbincangan di media-media Spanyol setelah manajemen Los Blaugrana (sebutan Barcelona) belum memberikan kontrak baru untuknya.
Selama tujuh musim bersama Los Blaugrana, Alves telah bermain untuk tim asal Katalan tersebut dalam 331 pertandingan dengan mencetak 20 gol.
Dia mengakui kalau Presiden Los Blaugrana (sebutan Barcelona), Josep Maria Bartomeu telah berjanji bakal memperpanjang kontraknya. Tapi, Alves tampak sudah muak makan janji palsu dari manajemen klub.
"Presiden sudah tahu apa yang harus dia lakukan untuk mempertahankan saya. Jika dia melakukannya, masa sangat bagus, tapi jika tidak, bukan masalah," ucap Alves.
Bek sayap asal Brasil tersebut memang belum membuat keputusan untuk meninggalkan Lionel Messi. Alves masih fokus dengan pertandingan melawan Juventus di Berlin, Jerman pada final Liga Champions, 7 Juni mendatang.

Dani Alves tampak sangat galau dengan masa depannya di Camp Nou Stadium. Sebab, masa baktinya yang bakal berakhir pada 30 Juni 2015 belum diperpanjang.
Read More..

Casillas Iri dengan Xavi dan Gerrard

Penghormatan untuk Xavi dan Gerrard Buat Casillas IriMadrid - Xavi Hernandez dan Steven Gerrard mendapat sambutan spesial dari fans di laga perpisahannya. Meski tak akan pergi dari Real Madrid, Iker Casillas sedikit iri dengan perlakuan yang didapat kedua pemain itu.
Xavi dan Gerrard sama-sama akan meninggalkan klubnya di musim panas ini. Xavi meninggalkan Barcelona untuk menuju Al-Sadd, sementara Gerrard pergi dari Liverpool untuk melanjutkan karier di LA Galaxy.
Di pertandingan terakhirnya di Camp Nou melawan Deportivo La Coruna, Xavi mendapat sambutan spesial. Sekitar 90 ribu suporter Barca yang ada di Camp Nou membentuk mosaik untuk merayakan gelar juara sambil membentangkan bendera besar bergambar Xavi dan tulisan 'Gracies Xavi'. Tulisan yang sama juga tercantum di dada seragam para pemain Barca di laga itu.
Sambutan untuk Gerrard di laga terakhirnya di Anfield juga tak kalah istimewa. Sebelum kick-offpertandingan melawan Crystal Palace, Gerrard mendapatkan guard of honour dari pemain kedua kesebelasan. Sementara para suporter membentuk mosaik 'S 8 G' dan 'Captain' untuk menghormati pemain yang sudah 17 tahun mengabdi untuk The Reds itu. Setelah pertandingan, para pemain Liverpool kembali masuk ke lapangan dengan kaus nomor punggung 8 dan nama Gerrard.
Situasi tersebut bertolak belakang dengan apa yang dialami oleh Casillas di pertandingan terakhir Madrid di La Liga melawan Getafe. Sebagian publik Santiago Bernabeu justru menyorakinya meski ada pula yang mendukung kiper internasional Spanyol itu.
Casillas tak menganggap siulan yang diarahkan kepadanya sebagai masalah yang besar. Namun melihat apa yang didapat Xavi dan Gerrard membuat Casillas sedikit cemburu meski dirinya tidak punya niat untuk pergi dari Madrid.
"Saya tidak menangisi soal siulan itu tapi saya pulang ke rumah dengan marah. Madrid meminta yang terbaik dari Anda, setiap tahun. Saya sudah ada di tim utama selama 16 tahun dan di klub selama 25 tahun, dan jika level Anda 8, Anda tidak boleh menurun jadi 7,5," ujar Casillas dalam wawancara dengan El Lagueroseperti dikutip Football Espana.
"Saya akan bersama suporter yang menyambut dengan tepuk tangan. Saya paham mereka yang memberi siulan. Saya sudah melewati hari-hari di mana saya berpikir soal hengkang, tapi kemudian saya berpikir 'apa-apaan ini'," lanjut kiper 34 tahun itu.
"Saya sedikit cemburu (dengan Xavi dan Gerrard) tapi tidak sebanyak itu karena saya tidak pergi. Tapi saya bahagia untuk mereka, mereka pantas mendapatkannya," katanya.
Read More..

Pique Siap Pensiun Kapan Saja Asalkan di Barcelona

Jika Barca Tak Membutuhkannya Lagi, Pique Bisa Saja Pensiun Tahun Depan
Barcelona - Gerard Pique menegaskan dirinya hanya ingin pensiun dalam seragam Barcelona. Bahkan Pique bisa gantung sepatu lebih cepat sebelum berusia 30 tahun, jika klub tak membutuhkannya lagi.
Pique, yang merupakan lulusan akademi La Masia, memang menghabiskan sebagian besar kariernya bersama Barca. Namun, karier profesionalnya justru dimulai saat memperkuat Manchester United pada tahun 2004.
Saat itu Pique dibeli dari La Masia oleh akademi 'Setan Merah' dan menjalani empat tahun kariernya di Inggris. Pique juga pernah dipinjamkan ke Real Zaragoza pada musim 2006/2007.
Dia kembali memperkuat Barca pada 2008 dan sampai saat ini menahbiskan dirinya sebagai salah bek tengah top dunia. Total 308 penampilan dan 27 gol sudah dikumpulkan pacar Shakira tersebut.
Tak cuma itu, Pique juga menyumbangkan 17 gelar bergengsi selama tujuh tahun terakhir dan ditambah tiga gelar mayor dalam balutan seragam timnas Spanyol. Boleh dikatakan Pique sudah mendapatkan semua apa yang bisa diraih oleh seorang pemain sepakbola.
Maka wajar jika ada spekulasi soal masa depan Pique di mana MU dikabarkan ingin membawa kembali ke Old Trafford. Meski demikian kabar tersebut dibantah keras oleh Pique, yang menegaskan dirinya hanya ingin pensiun di Barca.
"Aku akan pensiun di Barca. Aku tidak tahun kapan - semakin tua, aku semakin baik. Aku yakin soal itu; aku tidak mau bermain untuk klub lain," ujar Pique seperti dikutip Soccerway.
"Jika memang musim depan aku tak lagi dibutuhkan, maka aku akan pensiun di umur 29 tahun. Aku tidak ingin berhubungan dengan klub selain Barcelona dalam olahraga ini," sambung bek berusia 28 tahun itu.
Read More..

Saturday, 23 May 2015

Enrique Sedih Xavi Tinggalkan Barcelona

Luis Enrique Sedih Xavi Tinggalkan Barcelona

Pelatih Barcelona, Luis Enrique mengakui bahwa dirinya sedikit sedih dengan keputusan Xavi meninggalkan klub akhir musim ini.

Seperti diketahui, Xavi baru saja memutuskan untuk mengakhiri masa bakti bersama Barcelona. Musim depan, ia akan memperkuat klub Qatar, Al Sadd dengan kontrak dua tahun.
Dan dikatakan Enrique, meskipun dia cukup sedih dengan keputusan itu, namun ia tegaskan bahwa ia menghormati apa pun keputusan Xavi.
"Kami telah berbicara tentang Xavi berulang kali. Dia sekarang telah membuat keputusan, dia mengatakan apa yang dia rasakan, apa yang dia pikir benar untuk dirinya," ujarnya.
"Sayangnya itu adalah keputusan yang harus di ambil saat mencapai usia tertentu. Saya rasa ini adalah waktu yang tepat, ini adalah waktu yang baik untuk mengucapkan selamat tinggal dengan Camp Nou, semoga dia mendapatkan perpisahan yang terbaik," tandasnya.
Read More..

Ancelotti Akan Segera Dipecat

Ancelotti Akan Segera Dipecat

Kebersamaan Carlo Ancelotti dan Real Madrid sepertinya akan segera berakhir. Menurut Gianluca di Marzio, pihak Madrid sudah menyatakan keinginan mereka untuk segera memutus kontrak Ancelotti.

Agen Ancelotti terbang ke Spanyol untuk menggelar pertemuan dengan Florentino Perez pada Jumat malam waktu setempat. Dalam pembicaraan itu, Perez menyatakan niatnya untuk menyudahi kerjasama kedua pihak.
Di Marzio menambahkan bahwa keputusan ini sudah disepakati kedua pihak. Namun Perez masih akan meminta persetujuan dari Dewan Direksi Real Madrid pada hari Sabtu waktu setempat.
Jika semua berjalan seperti yang diinginkan Perez, maka pengumuman pemecatan Ancelotti akan dibuat segera setelah pertandingan antara Real Madrid melawan Getafe. Jika Perez sudah memiliki keinginan, biasanya Dewan Direksi Madrid tak akan menentangnya. Langkah pertimbangan itu hanya sebagai formalitas saja.
Ancelotti dinilai gagal musim ini karena tidak bisa memberikan piala bagi Madrid. Musim lalu, Ancelotti sukses mempersembahkan gelar juara Liga Champions dan Copa del Rey bagi Los Blancos.
Read More..

Guardiola: Xavi Legenda Hidup

Guardiola: Xavi Legenda Hidup

Xavi akan hengkang dari Barcelona akhir musim nanti. Pelatih Bayern Munchen yang merupakan mantan mentor Xavi di Barcelona, Josep Guardiola, memujinya setinggi langit.

"Dia adalah salah satu legenda hidup," kata Guardiola seperti dilansirWeloba.
"Saya harap pemain-pemain di masa mendatang bisa belajar darinya. Tak pernah sehari pun saya melihatnya tidak menikmati bermain sepak bola," imbuh Guardiola.
Xavi adalah pemain loyal. Jebolan La Masia itu sudah 17 tahun memperkuat tim utama Barcelona.
Read More..

Xavi Pantas Raih Ballon d'Or

Mourinho: Xavi Pantas Raih Ballon d'Or

Xavi, 35, belum pernah meraih trofi individu bergengsi Ballon d'Or. Selama ini, legenda hidup Barcelona tersebut cuma pernah jadi yang terbaik ketiga.

Tiga kali Xavi finis peringkat tiga di ajang pemilihan pemenang Ballon d'Or. Tiga momen itu terjadi di edisi 2009, 2010 dan 2011. Menurut manajer Chelsea Jose Mourinho, Xavi pantas jadi yang terbaik di dunia.
"Dia adalah satu pemain terbaik selama satu dekade terakhir. Dia pantas meraih Ballon d'Or," kata Mourinho seperti dilansir Weloba.
Pada edisi 2009, Xavi finis di bawah Lionel Messi dan Cristiano Ronaldo. Pada edisi 2010, Xavi di bawah Messi dan Andres Iniesta. Di edisi 2011, Xavi lagi-lagi kalah bersaing dengan Messi dan Ronaldo.
Ini akan menjadi musim terakhir Xavi bersama Barcelona. Musim depan, dia akan melanjutkan karier di Qatar.
Read More..

Barca Terkuat Dunia


Juventus dan Barcelona akan bentrok di Berlin pada 6 Juni mendatang untuk menentukan siapa yang pantas menjuarai Liga Champions 2014/15. Menatap partai final itu, pelatih Juventus Massimiliano Allegri melontarkan pujian untuk sang raksasa Catalan.

Menurut Allegri, Barca adalah tim terkuat. Namun, Allegri juga menegaskan bahwa La Vecchia Signora sama sekali tidak gentar terhadap sang jawara La Liga.
"Mereka adalah tim terkuat di dunia," kata Allegri seperti dikutip Football Italia.
"Namun, kami punya optimisme. Kami akan turun di final tanpa rasa gentar. Saya serius. Kami akan melawan mereka. Saya tak meragukan fisik dan mental para pemain. Kami punya skuat yang hebat," imbuhnya.
Di Berlin nanti, Juventus akan mencoba meraih gelar mereka yang ke-3 di kompetisi ini. Terakhir kali Juventus menjuarainya adalah pada edisi 1995/96 silam.
Read More..

Ramsey Bisa Beri Barcelona Sesuatu Yang Berbeda

Eks Arsenal: Ramsey Bisa Beri Barcelona Sesuatu Yang Berbeda

Mantan pemain Arsenal Perry Groves mengatakan bahwa Aaron Ramsey bisa memberikan perbedaan yang sebelumnya  tidak dimiliki Barcelona.

Gelandang asal Wales belakangan ini disebut-sebut masuk dalam daftar incaran Barcelona. Meskipun tim Catalan tersebut mendapatkan sanksi larangan melakukan transfer selama satu tahun.
Laporan terbaru mengklaim bahwa Barcelona telah siap untuk memberikan tawaran sebesar 50 juta poundsterling untuk Ramsey. Groves pun menganggap Barca tidak akan rugi memboyong Ramsey ke Camp Nou.
"Jika melihat Sergio Busquets, Andres Iniesta dan Ivan Rakitic, mereka pemain dengan teknik yang sangat bagus tetapi mereka tidak memiliki kemampuan berlari seperti Aaron Ramsey," ujar Groves kepadatalkSPORT.
"Barcelona sedang mencari sesuatu yang berbeda dan dia akan memberi mereka itu."
Read More..

Friday, 22 May 2015

Del Piero Puji Barcelona

Del Piero Puji Sportivitas Barcelona
Begitu Juventus memastikan diri jadi juara Coppa Italia 2014/15, Barcelona langsung memberikan ucapan selamat lewat Twitterresminya. Hal ini mendapatkan apresiasi dari pemain legendaris Juventus Alessandro Del Piero.

arcelona menyampaikan ucapan selamat kepada Juventus untuk keberhasilan menjuarai Coppa. Sampai jumpa di Berlin," demikian pernyataan dari sang raksasa Catalan, lawan Juventus dalam partai final Liga Champions di Berlin pada 6 Juni mendatang.

Del Piero menyebutnya sebagai langkah yang elegan.

"Sungguh elegan, Barcelona! Inilah sportivitas," tulis Del Piero di akunTwitter-nya. 
Read More..

Xavi: Saya Puas di Barcelona

Xavi Hernandez Pastikan Tinggalkan Barcelona

Gelandang Barcelona, Xavi mengaku puas dengan karir yang ia dapatkan selama berkostum Blaugrana.

Seperti diketahui, gelandang Barcelona berusia 35 tahun tersebut baru saja memastikan akhir musim ini akan meninggalkan klub yang membesarkan namanya. Musim depan, Xavi akan memperkuat klub Qatar, Al Sadd.
Selain memberikan keterangan tentang masa depannya, Xavi tak lupa mengucapkan terima kasih kepada fans Barcelona selama ini kepadanya. Xavi pun juga mengaku puas dengan karirnya selama ini.
"Saya sangat puas, saya tak bisa meminta untuk karir yang lebih baik daripada yang saya miliki di sini," ujarnya.
"Saya harus berterima kasih atas perlakuan luar biasa suporter dan saya berharap untuk mengucapkan selamat tinggal kepada mereka akhir pekan ini," tandasnya.
Bersama Barcelona, Xavi telah memenangkan delapan trofi La Liga dan tiga trofi Liga Champions serta tampil di lebih dari 750 penampilan.
Read More..

Xavi Pastikan Tinggalkan Barcelona

Xavi Pastikan Tinggalkan Barcelona
Kisah Xavi Hernandez bersama Barcelona dipastikan berakhir musim panas ini. Sang maestro lapangan tengah telah secara resmi mengumumkan keputusan untuk meninggalkan Camp Nou saat kampanye 2014/15 kelar.
Kolektor penampilan terbanyak Blaugrana (764 partai di semua ajang) ini masih akan melanjutkan karier profesionalnya dengan hijrah ke Qatar Stars League untuk memperkuat Al Sadd.
Spekulasi soal ini memang telah lama beredar dengan Xavi lebih sering turun sebagai pemain pengganti di bawah komando Luis Enrique musim ini, dan kini pemain veteran 35 tahun tersebut memberikan kepastian bahwa ia akan menanggalkan jersey Blaugrana, semusim lebih dini dari ikatan kontraknya yang berlaku sampai 2016.
"Saya mengumumkan kepergian saya dari klub musim ini. Keputusan ini final dan sulit," katanya dalam konferensi pers Kamis (21/5) ini.
"Klub menawarkan saya kontrak baru, tapi saya telah menetapkan keputusan saya. Saya pikir waktunya untuk meninggalkan Camp Nou adalah sekarang."
"Saya akan terus bermain di Al Sadd, yang merupakan prospek menarik. Saya telah menandatangani kontrak untuk dua musim, tapi ada opsi untuk musim ketiga."
"Saya juga akan bisa mengembangkan diri sebagai pelatih dan direktur olahraga di Qatar," tandasnya.
Xavi, yang banyak dianggap sebagai salah satu gelandang terbaik sepanjang masa, telah mengumpulkan segudang trofi dengan The Catalans, termasuk delapan titel La Liga (termasuk musim ini), tiga Liga Champions, dan dua Piala Dunia Antarklub.
Ia masih berpeluang menambah lagi gelarnya jika Barcelona menjuarai Copa del Rey dan Liga Champions musim ini sekaligus mengukir treble kedua setelah 2009.
Di level internasional, Xavi berperan penting mengantar Spanyol mendominasi sepakbola dunia dengan memborong tiga gelar mayor berturut-turut, yakni sepasang mahkota juara Euro 2008 dan 2012 plus satu Piala Dunia 2010. Dengan 133 cap , Xavi menjadi pemain outfield dengan jumlah laga terbanyak bersama La Roja.
Read More..

Thursday, 21 May 2015

Cristiano Ronaldo Kirim Pesan Untuk Steven Gerrard

Hasil gambar untuk ronaldo

Bintang Real Madrid, Cristiano Ronaldo tak ketinggalan memberikan pujian kepada gelandang Steven Gerrard yang akan meninggalkan Liverpool akhir musim ini.

Seperti diketahui, musim ini Gerrard terakhir membela Liverpool. Musim depan ia akan bermain di klub MLS, LA Galaxy.
Dan dikatakan Ronaldo, yang kerap bertemu saat ia masih membela Manchester United, mengatakan bahwa Gerrard adalah sosok hebat di lapangan hijau dan ia berharap kapten Liverpool itu sukses di Amerika Serikat.
"Hello Steve. Hanya ingin mengatakan bahwa saya menikmati waktu bermain melawan anda di waktu saya saat bermain di Manchester United," ujar Ronaldo dalam sebuah pesan video.
"Anda adalah pemain fantastis. Saya berharap yang terbaik untuk karir dan kehidupan anda," tutupnya.
Read More..

Bartomeu Tak Tahu Masa Depan Alves

Bartomeu Tak Tahu Masa Depan Alves

Presiden Barcelona, Josep Maria Bartomeu, mengaku dirinya tak tahu sama sekali apakah Dani Alves akan bertahan di Camp Nou atau tidak.

Kontrak bek kanan tersebut berakhir pada musim panas ini. Sempat terjadi tarik ulur dalam proses negosiasi kontraknya sebelum akhirnya agen Alves mengatakan bahwa kliennya sudah pasti akan meninggalkan Barca di akhir musim ini.
Namun, kemudian beredar kabar bahwa keputusan itu diralat oleh pihak pemain asal Brasil tersebut. Bek 31 tahun itu disebut sudah setuju untuk mempernjang kontraknya selama semusim di klub Catalan tersebut. Kabar yang simpang siur itu akhirnya ditanyakan langsung pada Bartomeu, dan inilah jawabannya.
"Barcelona sudah memberikan penawaran kontrak sebaik mungkin pada Alves. Ia yang akan menentukan sendiri nasibnya. Saya tak tahu apakah ia akan bertahan atau tidak," beber Bartomeu seperti dilansir AS.
Read More..

Tuesday, 19 May 2015

Mampukah Luis Enrique Lampaui Debut Sensasional Pep Guardiola Di Barcelona


Enrique siap samai musim sukses Guardiola.

Lepas sudah dahaga Barcelona selama 19 bulan lamanya tanpa raihan trofi. Senin (18/5) dini hari WIB, mereka sukses memastikan gelar La Liga Spanyol musim 2014/15, setelah memecundangi Atletico Madrid 1-0. Meski La Liga masih menyisakan satu partai lagi, keunggulan empat poin Barca di puncak klasemen, tak mungkin lagi dikejar oleh pesaing terdekat sekaligus rival abadinya, Real Madrid.
Torehan itu sekaligus menegaskan bahwa kisah kejayaan Barca dalam dekade terakhir masih belum berakhir. Sebelumnya era emas Blaugrana dicap usai selepas kepergian pelatih muda nan legendaris, Josep "Pep" Guardiola, di akhir musim 2011/12 lalu.
Harus diakui memang, prestasi Barca lambat laun makin turun meski tak signifikan. Pengganti pertama, Tito Vilanova, 'hanya' mampu mempersembahkan trofi La Liga 2012/13, sebelum akhirnya tutup usia. Selepasnya, nakhoda musim lalu, Gerardo "Tata" Martino, cuma sanggup menyumbang sebiji trofi minor, yakni Piala Super Spanyol 2014. Pria Argentina ini bahkan memutus rekor klub, yang selalu menembus babak semi-final Liga Champions dalam enam musim terakhir.
Karenanya, kebangkitan Barca musim ini tak bisa dilepaskan dari peran krusial penerus ketiga Pep, Luis Enrique. Tak hanya membawa Lionel Messi cs merengkuh gelar La Liga, mantan pelatih AS Roma itu juga berpotensi mengantarkan timnya meraih predikat treble winners, dengan sudah meloloskan Barca ke final Copa del Rey dan Liga Champions.
Ya, predikat yang hanya pernah dilakukan Pep pada musim debut kepelatihannya besama Barca, di musim 2008/09. Dengan gaya permainan yang sedikit berbeda, mampukah Enrique menyamai torehan emas sang pendahulunya di Barca?


"Enrique adalah pelatih yang tidak komunikatif. Pelatih yang tak mengerti para pemain. Dia pernah jadi pemain dan harusnya tahu bagaimana keadaan ruang ganti, saya ragu akan kiprahnya di Barcelona. Jadi, mari lihat di akhir musim apakah gaya melatihnya sukses atau tidak," kritik Bojan Krkic, mantan anak buah Enrique di Barcelona B dan AS Roma.
Tak berbeda dengan Guardiola, periode awal Enrique sebagai pelatih kepala Barca lekat dengan hujan kritik. Selain komentar sinis Krkic, sosok pria berusia 45 tahun itu diprediksi tak akan bisa memimpin kumpulan bintang Barca, untuk jadi sebuah tim yang kolektif. Ia bahkan dikecam media terkemuka Spanyol, El Mundo Deportivo, lantaran menerapkan sepakbola pragmatis yang amat kontradiktif dengan filosoifi tiki-taka Barca. Tak cukup sampai di situ, legenda klub, Hristo Stoichkov, juga melempar sindiran pedas pada kebijakan Enrique yang merotasi skuatnya dengan kuantitas tinggi.
Namun apa yang terpapar kemudian terjadi sebaliknya. Enrique sudah berubah dari sosoknya dahulu. Ia menjawab komentar sinis Krikic serta publik, dengan tak lagi angkuh dan makin kerap berdiskusi bersama para pemainnya. Hal itu dibuktikan pada kesepakatannya dengan Suarez, untuk mengubah posisi sang striker menjadi penyerang tengah, alih-alih sebagai winger. Perubahan itu menghasilkan trio MSN (Messi-Suarez-Neymar), yang jadi lini depan tertajam Eropa musim ini lewat 115 gol. Jumlah itu mendominasi 73 persen dari total gol Barca musim ini.
Kecaman El Mundo Deportivo dibungkamnya dengan catatan statistik pertahanan memukau yang jarang ditorehkan Barca. Hingga kini jala Claudio Bravo dan Marc Andre Ter Stegen baru kebobolan 34 kali di semua ajang, dari rata-rata klub sebanyak 51,2 kali per musimnya. Angka itu sekaligus jadi yang terbaik di Eropa saat ini, diikuti lawan mereka di final Liga Champions, Juventus, yang kebobolan 39 gol.
Sindiran Stoichkov? Enrique membuktikannya dengan mengantar Los Cules juara La Liga, ke final Copa del Rey, dan ke final Liga Champions. Adalah mustahil mencapai langkah sejauh itu, dengan melalui lebih dari 50 partai tanpa adanya rotasi pemain dengan kuantitas tinggi. Tengok apa yang terjadi pada Bayern Munich.
"Tidak mungkin seorang pelatih tim besar bisa lepas dari kritik sepanjang musim. Hal tersebut merupakan sesuatu yang sering terjadi. Begitulah semuanya bekerja," ujar Enrique santai, selepas mengantarkan El Barca juara La Liga. 


Kritik sudah dibungkam, kini tantangan besar menanti Enrique untuk menyandingkan nama dengan Pep, dalam buku sejarah Barcelona. Predikat treble winners musim ini adalah syaratnya. Bahkan tak hanya menyamai, tapi melampaui jika kita menyertakan sepercik statistik memukau milik El Toro musim ini.
Dengan jumlah laga yang nyaris sama -- karena musim Enrique belum berakhir -- secara statistik musim Enrique bersama Barca ternyata lebih baik dari era treble Pep. Meski tak signifikan, jumlah kemenangan, hasil seri, dan kekalahan milik Enrique lebih baik dari mantan rekan setimnya di Camp Nou tersebut.
Sorotan utama lantas terletak pada torehan gol dan kebobolan timnya. Enrique unggul jauh dengan 167 gol dan hanya kebobolan 34 gol, sementara Pep lewat torehan 158 gol dengan kebobolan 55 gol. Angka tersebut jadi representasi perbedaan gaya permainan yang diterapkan kedua pelatih, meski sama-sama mengedepankan formasi menyerang 4-3-3.
Pep sudah dikenal sebagai Tuhan filosofi sepakbola indah, yang disebut tiki-taka. Sepakbola menyerang dengan garis pertahanan tinggi, yang mengandalkan mobilitas para pemainnya dalam melakukan passing.Kelemahan dari skema ini adalah saat menghadapi serangan balik lawan. 
Barca begitu mudah kebobolan melalui cara tersebut. Hal itu terjadi lantaran resiko garis pertahanan tinggi, yang membuat mayoritas penggawanya berada di depan garis tengah lapangan. Ironisnya, pelatih 44 tahun itu masih betah menggunakan skema lawas tersebut di Bayern, yang tak lagi berefek jitu di ajang sekelas Liga Champions.
Sementara sepakbola Enrique cenderung lebih pragmatis dan tak ragu mengorbankan martabat Barca, dengan bertahan dan kemudian menang lewat serangan balik. Keseimbangan lebih terjaga di sini, karena Enrique tak lagi menerapkan high defensif line. 
Namun bukan berarti Los Cules juga bermain dengan long ball pass ala tim parkir bus. Enrique tetap menginsturksikan Sergio Busquets cs memainkan direct pass, yang memang sudah ngelotok dikuasai. Untuk kasus tersebut, Enrique patut berterima kasih pada Pep atas warisan filosofi tiki-taka.
Menilik komposisi pemain yang dimiliki kedua pelatih, tak ada perbedaan besar. Deretan bintang tetap menghiasi skuat Barcelona 2009 dan 2015. Jika dahulu Barca mengandalkan trio MHE (Messi-Henry-Eto'o), maka seperti dipaparkan sebelumnya, Barca era kini punya MSN (Messi-Suarez-Neymar).
Jika sudah begitu, maka jangan terkejut jika akhirnya Enrique menyamai atau bahkan bisa disebut melampaui prestasi Pep Guardiola, pada musim debutnya di Barca. "Ini adalah saat yang sangat bagus, kami harus memenangkan semuanya!" seru Enrique optimsitis. Mampukah?


Read More..

Mascherano: Messi Kendaraan Jadi Pesepakbola Total


Mascherano: Messi Transformasi Jadi Pesepakbola Total
Javier Mascherano mengatakan bahwa sukses yang dialami oleh Barcelona di musim kompetisi kali ini tidak terlepas dari perubahan peran dan cara bermain yang diusung oleh Lionel Messi.

Mascherano menilai bahwa La Pulga telah berubah menjadi pesepakbola dengan kemampuan total, yang tidak hanya sanggup mencetak gol namun juga mengendalikan permainan.
"Messi sudah berkembang menjadi pemain yang komplit dan total. Ia tidak hanya mencetak go, namun juga menjadi pemberi assist di tengah lapangan dan mampu mengendalikan permainan. Ia telah berevolusi dan tidak pernah berhenti mengejutkan kita semua," jelas Mascherano padaESPN FC.
"Bersama Guardiola, Messi hanya jadi finisher, karena kreator permainan adalah Xavi, Iniesta, dan Busquets. Sekarang, dengan adanya Suarez dan Neymar, ia bisa memainkan banyak peran lainnya," pungkasnya.
Read More..

Perpisahan Casillas di Bernabeu Pekan Ini.


Casillas Perpisahan di Bernabeu Pekan Ini?
Iker Casillas bisa mengucap perpisahan di Benabeu akhir pekan ini, kala Real Madrid bermain melawan Getafe di La Liga, menurut laporan AS.

Carlo Ancelotti sudah menepati janjinya dengan menurunkan Keylor Navas di satu di antara dua laga terakhir Madrid di La Liga dan itu artinya Casillas punya peluang yang amat besar untuk bermain dan melakukan perpisahan akhir pekan ini.
Memang masih belum ada kabar resmi dari kedua belah pihak, namun kabar yang beredar di Spanyol santer mengatakan bahwa Madrid bakal segera menyelesaikan transfer David de Gea dari Manchester United.
Hal tersebut lantas membuat Casillas takut ia akan mengalami skenario yang sama kala ditangani Jose Mourinho dan Ancelotti di musim pertama, yakni mengisi pos kiper utama bergantian dengan Diego Lopez.
Namun demikian, Casillas hingga saat ini terus memilih untuk bungkam mengenai situasinya saat ini. Tapi AS mengklaim bahwa sang kiper amat risau. Ia dan agennya sudah berulang kali menghubungi Madrid untuk menyelesaikan masalah ini.
Casillas sendiri masih terikat kontrak hingga tahun 2017 di Madrid. Ia tengah mengalami musim yang cukup buruk, usai beberapa kali mendapat kritik dari fans dan media terkait performanya di klub.
Read More..

De Gea : "Bersaing dengan Cassilas ?, Siapa Takut"

De Gea Tak Takut Bersaing dengan Casillas

David de Gea tengah menghadapi pilihan sulit, antara memperpanjang kontrak di Manchester United atau menerima pinangan Real Madrid. Namun yang pasti, kiper Spanyol tersebut sama sekali tak takut andai harus bersaing dengan Iker Casillas, menurut laporan AS.

De Gea dikabarkan sudah mendapat tawaran kontrak baru senilai 250.000 poundsterling per pekan dengan durasi empat tahun dari United. Sementara itu, Madrid siap menampungnya dengan mengajukan tawaran yang kabarnya mencapai nilai 20 juta euro.
Hal tersebut membuat De Gea bimbang. Di satu sisi, ia amat bahagia di United. Ia juga amat berterima kasih pada klub, yang terus memberinya dukungan meski ia banyak menerima kritik kala baru datang dari Atletico Madrid di tahun 2011 silam.
Namun bersama Los Blancos, ia bakal bermain di salah satu klub terbesar, bersama bintang dunia seperti Cristiano Ronaldo dan James Rodriguez.
De Gea juga diklaim tidak takut andai Iker Casillas memutuskan untuk bertahan dan menjalani sisa dua tahun kontrak di klub. Meski menghormati penjaga gawang senior Spanyol tersebut, De Gea siap mengambil tantangan dan beradu hebat dengan sang kapten. Bisa jadi, hal tersebut justru akan memotivasi De Gea menjadi kiper yang jauh lebih hebat di masa depan.
Sementara itu, andai memang kehilangan kiper andalannya musim depan,Louis van Gaal kabarnya sudah menyiapkan pengganti dalam diri Asmir Begovic atau Petr Cech.
Read More..