Pages

Showing posts with label Soccertainment. Show all posts
Showing posts with label Soccertainment. Show all posts

Sunday, 5 July 2015

Martunis Bisa Jadi Motivasi Bagi Anak Bangsa

(Foto: SportingCP_EN)
BANDA ACEH - Bangkit dari bencana tsunami yang merenggut nyawa ibu dan dua saudaranya, Martunis mampu memukau dunia dengan menjadi pemain muda raksasa Portugal, Sporting Lisbon. Semangat anak angkat Cristiano Ronaldo bisa menjadi motivasi bagi anak-anak Indonesia, untuk terus berlatih sepak bola dan menunjukkan talentanya ke dunia.
"Itu bisa menjadi motivasi bagi dia, dan motivasi juga bagi pemain-pemain muda lain di tanah air untuk terus bekerja keras berlatih bola," kata mantan pemain timnas Indonesia, Abdul Musawir saat berbincang dengan Kami, Sabtu (4/7/2015).
Menurutnya ditengah konflik sepak bola PSSI dengan Menteri Pemuda Olahraga (Menpora), keberhasilan Martunis direkrut Akademi Sporting adalah prestasi luar biasa.
"Ini udah sangat luar biasa, ditengah gonjang-ganjingnya PSSI dan Menpora. Bisa masuk akademi Sporting yang kita tau dulu Ronaldo juga main di situ, ini luar biasa dan patut dibanggakan," ujar legenda sekaligus mantan kapten Persiraja Banda Aceh ini.
Musawir menilai keberhasilan Martunis menembus tim muda Sporting Lisbon, bisa membuka mata klub-klub lain Eropa untuk memantau talenta anak-anak Indonesia.
Untuk itu dia berharap peluang ini bisa dimanfaatkan pemain-pemain muda tanah air untuk serius berlatih bola.
Dia juga berharap Martunis memanfaatkan kesempatan yang sudah diraihnya, untuk menunjukkan diri bahwa pemain dari Indonesia juga mampu bersaing di level Eropa. "Dia harus memanfaatkan kesempatan ini sebaik-baiknya," pungkas Musawir yang juga korban tsunami 2004.
Read More..

Thursday, 28 May 2015

Casillas Iri dengan Xavi dan Gerrard

Penghormatan untuk Xavi dan Gerrard Buat Casillas IriMadrid - Xavi Hernandez dan Steven Gerrard mendapat sambutan spesial dari fans di laga perpisahannya. Meski tak akan pergi dari Real Madrid, Iker Casillas sedikit iri dengan perlakuan yang didapat kedua pemain itu.
Xavi dan Gerrard sama-sama akan meninggalkan klubnya di musim panas ini. Xavi meninggalkan Barcelona untuk menuju Al-Sadd, sementara Gerrard pergi dari Liverpool untuk melanjutkan karier di LA Galaxy.
Di pertandingan terakhirnya di Camp Nou melawan Deportivo La Coruna, Xavi mendapat sambutan spesial. Sekitar 90 ribu suporter Barca yang ada di Camp Nou membentuk mosaik untuk merayakan gelar juara sambil membentangkan bendera besar bergambar Xavi dan tulisan 'Gracies Xavi'. Tulisan yang sama juga tercantum di dada seragam para pemain Barca di laga itu.
Sambutan untuk Gerrard di laga terakhirnya di Anfield juga tak kalah istimewa. Sebelum kick-offpertandingan melawan Crystal Palace, Gerrard mendapatkan guard of honour dari pemain kedua kesebelasan. Sementara para suporter membentuk mosaik 'S 8 G' dan 'Captain' untuk menghormati pemain yang sudah 17 tahun mengabdi untuk The Reds itu. Setelah pertandingan, para pemain Liverpool kembali masuk ke lapangan dengan kaus nomor punggung 8 dan nama Gerrard.
Situasi tersebut bertolak belakang dengan apa yang dialami oleh Casillas di pertandingan terakhir Madrid di La Liga melawan Getafe. Sebagian publik Santiago Bernabeu justru menyorakinya meski ada pula yang mendukung kiper internasional Spanyol itu.
Casillas tak menganggap siulan yang diarahkan kepadanya sebagai masalah yang besar. Namun melihat apa yang didapat Xavi dan Gerrard membuat Casillas sedikit cemburu meski dirinya tidak punya niat untuk pergi dari Madrid.
"Saya tidak menangisi soal siulan itu tapi saya pulang ke rumah dengan marah. Madrid meminta yang terbaik dari Anda, setiap tahun. Saya sudah ada di tim utama selama 16 tahun dan di klub selama 25 tahun, dan jika level Anda 8, Anda tidak boleh menurun jadi 7,5," ujar Casillas dalam wawancara dengan El Lagueroseperti dikutip Football Espana.
"Saya akan bersama suporter yang menyambut dengan tepuk tangan. Saya paham mereka yang memberi siulan. Saya sudah melewati hari-hari di mana saya berpikir soal hengkang, tapi kemudian saya berpikir 'apa-apaan ini'," lanjut kiper 34 tahun itu.
"Saya sedikit cemburu (dengan Xavi dan Gerrard) tapi tidak sebanyak itu karena saya tidak pergi. Tapi saya bahagia untuk mereka, mereka pantas mendapatkannya," katanya.
Read More..

Sevilla Cetak Sejarah di Europa League

Sevilla cetak sejarah di Europa League (Foto: REUTERS)
WARSAWA – Pertandingan Final Europa League 2014-2015 mempertemukan Dnipro Dnipropetrovsk melawan Sevilla di Norodowy Stadium, Kamis (28/5/2015) dini hari WIB. Bermain ketat sejak menit awal, membuat Los Nervionenses akhirnya mampu memenangi pertandingan dengan skor 3-2 atas lawannya tersebut.
Hasil tersebut memastikan tim asuhan Unai Emery tersebut menjadi kampiun ajang Europa League 2014-2015. Sekaligus menjadikan Sevilla sebagai klub terbanyak menjuarai kompetisi kasta kedua antarklub Eropa tersebut, dengan torehan empat gelar sepanjang sejarah.
Jalannya Pertandingan
Babak Pertama
Belum genap satu menit babak pertama berlangsung, Sevilla sudah langsung memberikan tekanan kepada Dnipro via lesakan Carlos Bacca. Akan tetapi, sepakan first-time dari bomber Timnas Kolombia tersebut masih belum menemui sasaran.
Hanya butuh tujuh menit bagi Dnipro untuk dapat mengungguli Sevilla melalui tandukkan dari Nicola Kalinic. Memanfaatkan umpan silang dari Mattheus Nascimento, pemain asal Kroasia tersebut menyambutnya dengan sebuah tandukan yang tak mampu dibendung oleh Sergio Rico.
Tersentak dengan gol cepat yang diciptakan Dnipro, membuat Sevilla langsung menaikkan tempo permainan. Alhasil, dua peluang beruntun hadir kepada mereka melalui sepakan dari Bacca dan Ever Banega. Akan tetapi kiper wakil Ukraina tersebut, Denys Boyko mampu mengamankannya.
Keunggulan Dnipro atas Sevilla hanya bertahan 20 menit. Pasalnya, Grzegorz Krychowiak sukses menggetarkan jala gawang Boyko. Memanfaatkan kemelut di mulut gawang Dnipro, gelandang Timnas Polandia tersebut sukses melepaskan sepakan yang tak mampu diamankan Boyko.
Bacca! Sukses membuat skor berbalik untuk keunggulan Sevilla. Sukses lolos dari jebakan offside, penyerang berusia 28 tahun tersebut tanpa kesulitan menyepak bola masuk ke dalam gawang Dnipro untuk kedua kalinya. Dnipro 1-2 Sevilla.
Sembilan menit jelang turun minum, Yevhen Konoplyanka nyaris membuat skor menjadi 2-2. Mendapatkan celah di depan kotak penalti Sevilla, pemain berusia 25 tahun tersebut lantas coba memanfaatkannya dengan sebuah sepakan keras. Namun, sepakannya tersebut masih mampu ditepis Rico dan hanya menghasilkan sepak pojok untuk Dnipro.
Memasuki menit-menit terakhir babak pertama, Dnipro kembali membuat kedudukan menjadi imbang via sepakan dari Ruslan Rotan. Berawal dari sepakan bebas di depan gawang Sevilla, gelandang veteran Timnas Ukraina tersebut sukses melepaskan tembakan yang meluncur deras ke dalam gawang perwakilan La Liga itu.
Babak Kedua
Baru tiga menit babak kedua dimulai, Konoplyanka sudah membuat lini belakang Sevilla was-was. Sukses menyisir sisi kanan pertahanan sang juara bertahan, pilar Timnas Ukraina tersebut menyudahi aksinya dengan sebuah sepakan. Akan tetapi, upayanya masih mampu diamankan oleh barisan pertahanan Sevilla.
Berselang 10 menit, giliran Jose Antonio Reyes yang menebar ancaman untuk kubu Dnipro via sepakan setengah voli-nya. Beruntung bagi Dnipro, sepakan yang dilepaskan oleh eks pemain Arsenal tersebut masih gagal menemui sasaran.
Hingga babak kedua berusia 20 menit, kedua tim memamerkan gaya permainan yang aman. Di mana baik Sevilla maupun Dnipro coba bersabar untuk melakukan serangan ke gawang lawannya masing-masing. Hal itu terlihat dari minimnya peluang yang mereka ciptakan di paruh kedua laga ini.
Bacca! Kembali mencatatkan namanya di papan skor sekaligus membawa Sevilla unggul 3-2 atas Dnipro di menit 72. Memanfaatkan umpan terobosan dari Vitolo, eks bomber Club Brugge tersebut menyambutnya dengan sebuah sepakan first-time yang tak mampu ditepis Boyko.
Hanya berjarak enam menit, Bacca hampir menciptakan torehan hattrick-nya di laga ini andai sundulannya berbuah menjadi gol. Akan tetapi, tandukannya di mulut gawang Boyko masih melambung tipis di atas mistar.
Memasuki tiga menit waktu normal berakhir, salah satu pemain Dnipro, yakni Mattheus Nascimento, mengalami collapse. Kondisi tersebut pun membuat pilar asa Brasil tersebut ditandu keluar lapangan dua menit berselang. Praktis keluarnya Nascimento, memaksa Dnipro harus menyelesaikan pertandingan dengan dua bek saja.
Hingga peluit panjang ditiupkan sang pengadil lapangan bertanda usainya pertandingan, tak ada lagi gol tambahan yang mampu diciptakan oleh kedua kesebelasan. Sevilla pun akhirnya keluar sebagai juara Europa League 2014-2015 usai menaklukan Dnipro dengan skor 3-2.
Selain memastikan gelar kedua Europa League dalam dua tahun beruntun, Sevilla juga memastikan diri lolos ke Liga Champions musim depan. Berarti ada lima klub dari Spanyol yang akan menghiasi Liga Champions musim depan, di mana Barcelona, Real Madrid, Atletico Madrid, dan Valencia yang memastikan diri dari klasemen akhir La Liga 2014-2015.
Susunan Pemain
Dnipro (4-2-3-1): Boyko; Fedetskiy, Douglas, Chebaryachko, Leo Matos; Kankava (Shakhov 85’), Fedorchuk (Bezus 68’); Matheus, Rotan, Konoplyanka; Kalinic (Seleznyov 78’).
Pelatih: Myron Markevych
Sevilla (4-2-3-1): Sergio Rico; Aleix Vidal, Carrico, Kolodziejczak, Tremoulinas; M'Bia, Krychowiak; Reyes (Coke 57’), Banega (Iborra 87’), Vitolo; Bacca (Gameiro 82’).

Pelatih: Unai Emery
Read More..

Blatter Harus Mengundurkan Diri Sebelum di Turunkan

(Foto: AFP)
LONDON – Federal Bureau of Investigation (FBI) menangkap tujuh pejabat FIFA di hotel bintang lima di Zurich, Swiss, pada 27 Mei 2015. Mereka ditangkap karena diduga melakukan kejahatan korupsi, pemerasan, serta pencucian uang. Penangkapan ini sendiri setelah melalui proses penyelidikan pihak FBI selama tiga tahun terakhir.
Berdasarkan kasus ini, Ketua Football Association (FA) Greg Dyke meminta Presiden FIFA Joseph “Sepp” Blatter segera mengundurkan diri dari jabatannya. Blatter sendiri sudah menjadi Presiden FIFA sejak 1998.
"Blatter telah mengeluarkan pernyataan yang mengatakan sekarang waktunya memulai membangun kembali kepercayaan FIFA. Tidak ada cara untuk membangun kembali kepercayaan itu jika Sepp Blatter saat masih ada di FIFA," ucap Greg Dyke, seperti dimuat Sky Sports News, Kamis (28/5/2015).
"Sepp Blatter harus mengundurkan diri secara baik-baik, atau dikeluarkan, atau kami yang mencari cara alternatif. Saya rasa waktunya telah tiba di mana kesalahan FIFA begitu besar, sehingga tidak dapat dibangun kembali sementara UEFA telah mencoba untuk memaksa Blatter keluar," sambungnya.
Penangkapan yang dilakukan oleh FBI diduga terkait pemilihan Rusia sebagai tuan rumah Piala Dunia 2018 dan Qatar 2022. Sedangkan nama-nama yang telah diamankan, di antaranya, Jack Warner, Jeffrey Webb, Eugenio Figueredo, Eduardo Li, Julio Rocha, Rafael Esquivela, Jose Maria Marin, Costas Takkas, dan Nicolas Leoz.
Read More..

Polisi Tangkap Pengurus FIFA

Pengurus FIFA saat digiring polisi keluar hotel (Foto: nytimes.com)
Enam pengurus FIFA atau federasi tertinggi sepakbola dunia ditangkap polisi Swiss yang bekerjasama dengan FBI dan petugas pajak Amerika Serikat. Para pengurus FIFA tersebut ditangkap di hotel Baur au Lac, Zurich karena dugaan korupsi.Dari keenam orang tersebut, polisi telah mengonfirmasi kepada New York Times, Rabu (27/5/2015) bahwa nama Sepp Blatter -Presiden FIFA- tidak ada di antaranya. Dan mereka akan diekstradisi ke Amerika Serikat untuk menjalani proses hukum berikutnya.Penangkapan dilakukan pihak keamanan Swiss atas permintaan Kementerian Kehakiman Amerika Serikat. Setelah ditelusuri, ternyata ada 10 pengurus FIFA yang ditangkap dengan alasan berbeda.Mereka diduga terlibat kejahatan pencucian uang, pemerasan, dan korupsi yang telah berlangsung selama 20 tahun di bawah rezim Blatter! Hal itu belum termasuk kontroversi penyelengaraan Piala Dunia 2018 di Rusia dan 2022 di Qatar.“Kami mengawasai dengan lama kejadian tersebut (dugaan kejahatan pengurus FIFA), dan benar-benar menyentuh di tiap hal yang dilakukan FIFA. Cara mereka melakukan bisnis benar-benar kami pahami di tiap elemennya, dan sepertinya korupsi mereka tersusun rapih,” jelas polisi.Menurut CNN, dugaan korupsi yang dilakukan beberapa pengurus FIFA diperoleh setelah FBI menginvestigasi selama tiga tahun. Peristiwa penangkapan itu berjalan damai, salah satunya dua orang pengurus FIFA yang dikawal pihak kepolisian tanpa diborgol.Salah satu pengurus FIFA, Eduardo Li dari Kosta Rika dikawal polisi dari kamarnya menuju pintu keluar hotel, dan diperbolehkan membawa koper dengan logo FIFA.
x
Read More..

Tuesday, 19 May 2015

Mampukah Luis Enrique Lampaui Debut Sensasional Pep Guardiola Di Barcelona


Enrique siap samai musim sukses Guardiola.

Lepas sudah dahaga Barcelona selama 19 bulan lamanya tanpa raihan trofi. Senin (18/5) dini hari WIB, mereka sukses memastikan gelar La Liga Spanyol musim 2014/15, setelah memecundangi Atletico Madrid 1-0. Meski La Liga masih menyisakan satu partai lagi, keunggulan empat poin Barca di puncak klasemen, tak mungkin lagi dikejar oleh pesaing terdekat sekaligus rival abadinya, Real Madrid.
Torehan itu sekaligus menegaskan bahwa kisah kejayaan Barca dalam dekade terakhir masih belum berakhir. Sebelumnya era emas Blaugrana dicap usai selepas kepergian pelatih muda nan legendaris, Josep "Pep" Guardiola, di akhir musim 2011/12 lalu.
Harus diakui memang, prestasi Barca lambat laun makin turun meski tak signifikan. Pengganti pertama, Tito Vilanova, 'hanya' mampu mempersembahkan trofi La Liga 2012/13, sebelum akhirnya tutup usia. Selepasnya, nakhoda musim lalu, Gerardo "Tata" Martino, cuma sanggup menyumbang sebiji trofi minor, yakni Piala Super Spanyol 2014. Pria Argentina ini bahkan memutus rekor klub, yang selalu menembus babak semi-final Liga Champions dalam enam musim terakhir.
Karenanya, kebangkitan Barca musim ini tak bisa dilepaskan dari peran krusial penerus ketiga Pep, Luis Enrique. Tak hanya membawa Lionel Messi cs merengkuh gelar La Liga, mantan pelatih AS Roma itu juga berpotensi mengantarkan timnya meraih predikat treble winners, dengan sudah meloloskan Barca ke final Copa del Rey dan Liga Champions.
Ya, predikat yang hanya pernah dilakukan Pep pada musim debut kepelatihannya besama Barca, di musim 2008/09. Dengan gaya permainan yang sedikit berbeda, mampukah Enrique menyamai torehan emas sang pendahulunya di Barca?


"Enrique adalah pelatih yang tidak komunikatif. Pelatih yang tak mengerti para pemain. Dia pernah jadi pemain dan harusnya tahu bagaimana keadaan ruang ganti, saya ragu akan kiprahnya di Barcelona. Jadi, mari lihat di akhir musim apakah gaya melatihnya sukses atau tidak," kritik Bojan Krkic, mantan anak buah Enrique di Barcelona B dan AS Roma.
Tak berbeda dengan Guardiola, periode awal Enrique sebagai pelatih kepala Barca lekat dengan hujan kritik. Selain komentar sinis Krkic, sosok pria berusia 45 tahun itu diprediksi tak akan bisa memimpin kumpulan bintang Barca, untuk jadi sebuah tim yang kolektif. Ia bahkan dikecam media terkemuka Spanyol, El Mundo Deportivo, lantaran menerapkan sepakbola pragmatis yang amat kontradiktif dengan filosoifi tiki-taka Barca. Tak cukup sampai di situ, legenda klub, Hristo Stoichkov, juga melempar sindiran pedas pada kebijakan Enrique yang merotasi skuatnya dengan kuantitas tinggi.
Namun apa yang terpapar kemudian terjadi sebaliknya. Enrique sudah berubah dari sosoknya dahulu. Ia menjawab komentar sinis Krikic serta publik, dengan tak lagi angkuh dan makin kerap berdiskusi bersama para pemainnya. Hal itu dibuktikan pada kesepakatannya dengan Suarez, untuk mengubah posisi sang striker menjadi penyerang tengah, alih-alih sebagai winger. Perubahan itu menghasilkan trio MSN (Messi-Suarez-Neymar), yang jadi lini depan tertajam Eropa musim ini lewat 115 gol. Jumlah itu mendominasi 73 persen dari total gol Barca musim ini.
Kecaman El Mundo Deportivo dibungkamnya dengan catatan statistik pertahanan memukau yang jarang ditorehkan Barca. Hingga kini jala Claudio Bravo dan Marc Andre Ter Stegen baru kebobolan 34 kali di semua ajang, dari rata-rata klub sebanyak 51,2 kali per musimnya. Angka itu sekaligus jadi yang terbaik di Eropa saat ini, diikuti lawan mereka di final Liga Champions, Juventus, yang kebobolan 39 gol.
Sindiran Stoichkov? Enrique membuktikannya dengan mengantar Los Cules juara La Liga, ke final Copa del Rey, dan ke final Liga Champions. Adalah mustahil mencapai langkah sejauh itu, dengan melalui lebih dari 50 partai tanpa adanya rotasi pemain dengan kuantitas tinggi. Tengok apa yang terjadi pada Bayern Munich.
"Tidak mungkin seorang pelatih tim besar bisa lepas dari kritik sepanjang musim. Hal tersebut merupakan sesuatu yang sering terjadi. Begitulah semuanya bekerja," ujar Enrique santai, selepas mengantarkan El Barca juara La Liga. 


Kritik sudah dibungkam, kini tantangan besar menanti Enrique untuk menyandingkan nama dengan Pep, dalam buku sejarah Barcelona. Predikat treble winners musim ini adalah syaratnya. Bahkan tak hanya menyamai, tapi melampaui jika kita menyertakan sepercik statistik memukau milik El Toro musim ini.
Dengan jumlah laga yang nyaris sama -- karena musim Enrique belum berakhir -- secara statistik musim Enrique bersama Barca ternyata lebih baik dari era treble Pep. Meski tak signifikan, jumlah kemenangan, hasil seri, dan kekalahan milik Enrique lebih baik dari mantan rekan setimnya di Camp Nou tersebut.
Sorotan utama lantas terletak pada torehan gol dan kebobolan timnya. Enrique unggul jauh dengan 167 gol dan hanya kebobolan 34 gol, sementara Pep lewat torehan 158 gol dengan kebobolan 55 gol. Angka tersebut jadi representasi perbedaan gaya permainan yang diterapkan kedua pelatih, meski sama-sama mengedepankan formasi menyerang 4-3-3.
Pep sudah dikenal sebagai Tuhan filosofi sepakbola indah, yang disebut tiki-taka. Sepakbola menyerang dengan garis pertahanan tinggi, yang mengandalkan mobilitas para pemainnya dalam melakukan passing.Kelemahan dari skema ini adalah saat menghadapi serangan balik lawan. 
Barca begitu mudah kebobolan melalui cara tersebut. Hal itu terjadi lantaran resiko garis pertahanan tinggi, yang membuat mayoritas penggawanya berada di depan garis tengah lapangan. Ironisnya, pelatih 44 tahun itu masih betah menggunakan skema lawas tersebut di Bayern, yang tak lagi berefek jitu di ajang sekelas Liga Champions.
Sementara sepakbola Enrique cenderung lebih pragmatis dan tak ragu mengorbankan martabat Barca, dengan bertahan dan kemudian menang lewat serangan balik. Keseimbangan lebih terjaga di sini, karena Enrique tak lagi menerapkan high defensif line. 
Namun bukan berarti Los Cules juga bermain dengan long ball pass ala tim parkir bus. Enrique tetap menginsturksikan Sergio Busquets cs memainkan direct pass, yang memang sudah ngelotok dikuasai. Untuk kasus tersebut, Enrique patut berterima kasih pada Pep atas warisan filosofi tiki-taka.
Menilik komposisi pemain yang dimiliki kedua pelatih, tak ada perbedaan besar. Deretan bintang tetap menghiasi skuat Barcelona 2009 dan 2015. Jika dahulu Barca mengandalkan trio MHE (Messi-Henry-Eto'o), maka seperti dipaparkan sebelumnya, Barca era kini punya MSN (Messi-Suarez-Neymar).
Jika sudah begitu, maka jangan terkejut jika akhirnya Enrique menyamai atau bahkan bisa disebut melampaui prestasi Pep Guardiola, pada musim debutnya di Barca. "Ini adalah saat yang sangat bagus, kami harus memenangkan semuanya!" seru Enrique optimsitis. Mampukah?


Read More..

Irina: Ronaldo Punya Banyak Wanita Selingkuhan!


Model seksi Irina Shayk kembali membuka borok tentang mantan kekasihnya yang juga bintang Real Madrid, Cristiano Ronaldo. Keduanya sendiri putus pada Januari lalu.

Dilansir media Inggris The Sun, Irina tersebut menyatakan bahwa selama menjalin hubungan, CR7 rupanya berkhianat dengan berselingkuh. Bahkan, supermodel asal Rusia menyebut Ronaldo memiliki puluhan wanita selingkuhan!

Irina mengetahui hal tersebut setelah ia menemukan banyak pesan dari puluhan wanita di telepon seluler milik Ronaldo. Ketika Irina pertama kali menanyakan, Ronaldo sempat mengelak. Namun Irina kemudian mengaku bahwa ia melihat isi ponsel bintang asal Portugal tersebut.

Sejak saat itu, Irina yang lima tahun lamanya selalu percaya terhadap Ronaldo pun sangat kecewa hingga akhirnya memutuskan untuk berpisah.


Irina sendiri kini sudah move on dari Ronaldo dan menjalin hubungan dengan aktor tampan Hollywood, Bradley Cooper. Keduanya beberapa kali tertangkap kamera sedang bermesraan di tempat umum.

Hmm, ada-ada saja ya,
Read More..

Surat Balotelli untuk Gerrard

Surat Mario Balotelli untuk Steven Gerrard
Mario Balotelli menulis surat untuk mengiringi kepergian sang legenda Liverpool, Steven Gerrard. Surat ini ditulis sebagai ungkapan terima kasih kepada sang kapten karena telah memberikan pengalaman yang sangat berarti bagi dirinya.

Steven Gerrard akan segera meninggalkan Anfield setelah 17 tahun berkarier bersama tim senior. Balotelli yang bergabung dengan Liverpool musim ini merasa bahagia pernah satu dengan Gerrard.

Surat Balotelli untuk Gerrard ditulis di kertas lalu di-posting melalui akun Instagram-nya tapi kemudian dihapus. Inilah isi surat tersebut:


Surat Mario Balotelli untuk Steven Gerrard

"Stevie,

Sebuah kehormatan bisa bermain bersamamu, tak terlalu lama tapi tetap saja merupakan pengalaman istimewa dan tak terlupakan bagi saya.

Kamu adalah lelaki hebat dan kapten yang keren! Hal yang menyenangkan menyerahkan tendangan bebas dan penalti padamu.

Saya berdoa yang terbaik untuk perjalananmu selanjutnya dan keluargamu. Kamu pantas mendapat yang terbaik.

Semoga sukses, kawan.

Mario Balotelli.
Read More..

Suarez Bantu Messi Asuh Anak

Suarez Bantu Messi Asuh Sang Anak

Luis Suarez dan Lionel Messi tak hanya sanggup bekerja sama dengan apik di atas lapangan, namun juga dalam mengasuh anak.

Hal tersebut terungkap lewat laporan yang diturunkan oleh Sport belum lama ini. Dikatakan bahwa anak dua bintang Barcelona tersebut bersekolah dan kerap dititipkan di penitipan anak yang sama.

Nah, uniknya Messi selalu mengalami kesulitan tiap kali ia harus menjemput Thiago. Disebutkan bahwa sang buah hati akan rewel dan terus meronta sepanjang perjalanan pulang, andai La Pulga tidak ditemani oleh orang lain.

Sosok yang lantas menemani Messi dan sanggup menenangkan Thiago tersebut adalah Suarez. Dalam foto yang diambil oleh Sport di bawah ini, sang bocah nampak gembira ketika ia melihat sang ayah datang menjemput bersama dengan partnernya di lini depan Barcelona tersebut.
Messi sendiri kini tengah menyambut kelahiran anak keduanya bersama Antonella Rocuzzo, yang rencananya bakal diberi nama Benjamin.
Read More..

Selamat Ulang Tahun Andrea Pirlo


Selamat Ulang Tahun Maestro Andrea Pirlo
Tanggal 19 Mei 2015, Andrea Pirlo genap berusia 36 tahun.Juventus pun melansir ucapan selamat buat sang maestro lewat situs resmi mereka.

Maestro lini lengah Andrea Pilo merayakan ulang tahunnya yang ke-36 hari ini.

Sejak bergabung lewat jalur free transfer dari AC Milan pada Mei 2011, penggawa Azzurri ini sudah merebut hati para tifosi Bianconeri dengan gaya permainannya yang flamboyan. Sejak itu, dia telah menjadi pilar penting dalam kesuksesan Juventus.

Spesialis set-piece Pirlo, yang baru saja menyamai rekor Sinisa Mihajlovic sebagai pencetak gol tendangan bebas terbanyak di Serie A dengan 28 gol, sudah meraih empat Scudetto Serie A dan dua titel Supercoppa Italiana selama empat musim dengan Nyonya Tua.

Sang pemenang Piala Dunia akan coba membuat ulang tahunnya jadi sangat berkesan seiring hasrat klub untuk mengakhiri penantian 20 tahun di Coppa Italia ketika melawan Lazio di final.

Semua yang ada di Juventus Football Club ingin mengucapkan selamat ulang tahun kepada Andrea di hari yang spesial ini.
Read More..

Monday, 18 May 2015

Baru Launching, Jutaan Orang Sudah Follow Instagram Beckham

Foto pertama yang diunggah Beckham di instagram (Foto: Instagram @davidbeckham)
Legenda sepakbola asal Inggris, David Beckham, meluncurkan instagram resmi miliknya, tepat di hari ulang tahunnya yang ke-40. Baru sehari diluncurkan, akun @DavidBeckham sudah diikuti oleh 3,4 juta pendukung setianya.
Para pecinta Becks -sapaan Bekham- memang telah lama menanti sang legenda memiliki instagram. Bahkan pesepakbola seperti Gareth Bale, Neymar da Silva, Fernando Torres, hingga rekan seangkatan dia yakni Zinedine Zidane langsung memberikan ucapan ulang tahun melalui instagram disertai foto bersama sang legenda. Tujuh foto yang baru diunggah Beckham juga sudah mendapatkan 400 lebih tanda suka.
Selain meluncurkan instagram di hari jadinya ke-40, mantan pesepakbola yang pernah bermain di empat negara itu juga sudah menyiapkan pesta ulang tahun di Maroko bersama istri tercinta, empat buah hati mereka dan teman-teman terdekat.
Foto pertama yang diunggah ayah empat anak ini adalah foto dirinya di tempat tidur saat hari ulang tahun, sambil memamerkan tato di sekujur tubuh dan rambutnya yang selalu terlihat stylish, "Selamat pagi dan halo, senang rasanya bisa berada di instagram, sejak sekian lama tapi saya tidak sabar untuk membagikan momen spesial saya bersama dengan Anda. Terima kasih atas ucapan ulang tahun dari kalian semua. Menanti hari istimewa bersama keluarga dan teman x," kata Beckham di instagram barunya.
Sang istri tercinta, Victoria Beckham, juga memberikan ucapan selamat melalui instagram. Anak pertama mereka yang aktif di dunia instagram, Brooklyn Beckham, juga mengucapkan selamat ulang tahun kepada sang ayah melalui instagram dengan tagar #DB40. Di Instagram tagar #DB40 dengan ucapan selamat ulang tahun sudah mencapai 12 ribu postingan
Hari jadi pria bernama lengkap David Robert Joseph Beckham itu juga bertepatan dengan kelahiran cucu kerajaan Inggris atau anak dari Pangeran William dan Catherine Middleton.
Read More..

Pemain Termahal Dunia Jadi Fotografer Dadakan

Momen saat Gareth Bale menjepret James Rodriguez yang berpose dengan seorang fans (foto: Canal+)
TURIN – Menjadi fotografer dadakan terpaksa dilakoni Gareth Bale. Pemain termahal di dunia itu mendapat tugas menjepret seorang fans Real Madrid yang ingin berpose dengan James Rodriguez.
Kejadian unik tersebut terjadi beberapa saat jelang pertarungan Madrid versus Juventus di semifinal pertama Liga Champions, Rabu (6/5/2015) dini hari WIB.
Tampak sebuah video yang diunggah di Youtube, Bale terlihat dengan serius memainkangadget fans yang masih bocah tersebut. Pemain berbanderol 86 juta pounds itu sempat kesulitan, dan berkonsultasi dengan James.
Kemudian dengan senang hati Bale mengambil gambar fans dengan James dalam sekali jepretan. Ini menjadi lebih ironis karena pada momen itu tak ada fans yang meminta berpose dengan Bale.
Pada laga yang berlangsung di Juventus Stadium tersebut, laga berakhir untuk kemenangan tuan rumah dengan skor 2-1. Di laga tersebut, Bale menjadi starter.Sayangnya, di kesempatan ini Bale tampil kurang mengesankan setelah hanya melakukan 14 sentuhan, atau enam kali lebih buruk dari Iker Casillas.
Pada leg kedua yang berlangsung di Santiago Bernabeu, klub asuhan Carlo Ancelotti hanya membutuhkan kemenangan 1-0, jika ingin melaju ke final Liga Champions. Apabila El Real menembus final,ini akan menjadi kali kedua dalam dua musim beruntun.
Read More..

Ibra Pernah Jadi Sasaran Tembak Pembunuh Berantai

Zlatan Ibrahimovic (Foto: Reuters)
MALMO – Seorang terdakwa pembunuhan, Peter Mangs, baru-baru ini membuat heboh dengan sebuah pernyataan ia berniat menembak striker Paris Saint-Germain (PSG), Zlatan Ibrahimovic. Hal tersebut tertulis jelas di buku autobiografinya.
Niatan buruk tersebut terbesit setelah melihat kapten Timnas Swedia itu memakirkan mobil Ferrari mewahnya dengan sembarangan di salah satu sudut Malmo. Dalam penuturan pria yang akrab disebut xenophobe itu, ia sangat marah akan sikap Ibra dan bergegas pulang ke rumah untuk mempersenjata diri.
Namun setibanya kembali, Ibra telah pergi bersama mobilnya dan niat jahat itupun tak jadi terlaksana. “Saat itu saya tidak memegang senjata tetapi saya menyadari dapat melakukannya (menembak Ibra). Saya bergegas pulang untuk mengambil tembakan dan kembali dengan cepat,” tulis Mangs di buku yang berisi kisah hidupnya, seperti dikutipGoal, Minggu (10/5/2015).
“Saya rasa bila insiden dan niatan saya terwujud, maka akan membuat media seluruh dunia heboh,” tambahnya.
Sebagai informasi, saat ini Mangs mendekam di penjara setelah terbukti melakukan serangkaian aksi penembakan di Malmo pada 2009 hingga akhir 2010. Ia diketahui telah menghilangkan dua nyawa dan delapan kali percobaan pembunuhan.
Read More..

Presiden FA Australia Jatuh

Presiden FA Australia Jatuh, Kepalanya Mendarat Lebih Dulu
Momen mengenaskan terjadi pada acara puncak final Liga Australia (A-League) 2014-15. Presiden Federasi Sepakbola Australia (FAA), Frank Lowy terjatuh dari podium saat hendak menyerahkan trofi kepada Melbourne Victory, sebagai juara.

Bertempat di AAMI Park, Melbourne, Minggu 17 Mei 2015 sore waktu setempat, Melbourne mengalahkan Sydney FC 3-0 di final dan memastikan gelar musim ini. Seperti biasa, para pemain tim juara naik ke podium untuk diberi medali. 

Ketika kapten Melbourne, Mark Milligan hendak menerima trofi, Lowy, yang berusia 84 tahun, tampak salah melangkah. Dalam keadaan tak seimbang, pebisnis asal Australia tersebut terjatuh. Parahnya lagi, kepala dia mendarat lebih dulu di rumput lapangan.

Melihat hal tersebut, sejumlah ofisial langsung berlari menghampiri Lowy untuk membantu. Sedangkan Milligan, entah kaget atau memang merasa tak perlu membantu, hanya terdiam sambil memasang wajah datar. Demikian dilansir Euro Sport.

Untungnya, meski posisi jatuhnya tampak berbahaya, Lowy tak mengalami masalah serius. Mendapat bantuan dari tim medis, pria terkaya keempat di Australia pada 2014 tersebut kemudian bisa kembali pada posisi semestinya.
Read More..

Saturday, 16 May 2015

Ancelotti Setuju Pindah ke City ?

Pelatih Real Madrid, Carlo Ancelotti, dikabarkan sudah bersiap-siap untuk pindah ke Manchester City musim depan.
Belakangan ini, nasib pelatih asal Italia itu di Madrid mulai menjadi tanda tanya besar. Apalagi, ia gagal membawa Los Blancos gagal mengalahkan Juventus di semifinal Liga Champions.
Ancelotti sendiri saat ini masih terikat kontrak hingga tahun 2016 mendatang. Namun menurut kabar yang disampaikan olehSportmediaset, pelatih berusia 55 tahun itu siap pindah ke City musim depan. Ia bahkan disebut telah mencapai kesepakatan secara verbal dengan pihak The Citizen.
Namun, media asal Italia itu juga menjelaskan bahwa Ancelotti baru akan pindah apabila dirinya tak merasa mendapatkan dukungan penuh dari Presiden, pemain maupun fans Madrid.
Ancelotti sendiri sebelumnya sudah mendapatkan dukungan dari sejumlah pilar Los Blancos, seperti Sergio Ramos dan Marcelo. Sebaliknya Presiden El Real, Florentino Perez, belum memberikan kepastian tentang masa depan eks pelatih AC Milan tersebut.

Read More..